Home Pendidikan Kelompok KKN 84 UTM Berikan Les Gratis Pada Siswa Di Sampang

Kelompok KKN 84 UTM Berikan Les Gratis Pada Siswa Di Sampang

SHARE
Kelompok KKN 84 Saat Memberikan Les Kepada Anak SD

pojoksuramadu.com, Sampang – Kuliah Kerja Nyata (KKN) dijadikan sebagai ajang aktualisasi diri bagi mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam kelompok KKN 84  di Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur.

Disela sela kegiatan sosialnya bersama warga setempat, mahasiswa menyadari pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) dengan mempersiapkan generasi penerus, yaitu dengan berbagi pengetahuan Siswa siswi  SDN Banjar Tabulu 1 Kecamatan
Camplong untuk melakukan kerjasama dengan lembaga.

Mahasiswa KKN 84 rutin memberikan pelajaran bagi siswa siswi di SD tersebut . Mulai dari les, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka mereka lakukan selama KKN berlangsung .

Tak sedikit tokoh masyarakat dan guru di sekolah itu mendukung dan memberikan apresiasi atas kegiatan para mahasiswa itu. Kegiatan itu sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan. Aktivitas positif itu juga mengangkat pamor kampusnya di masyarakat.

Baca Juga:  Soal Gaji GTT dan PTT, Komisi D DPRD Panggil Disdik Bangkalan

“Dengan adanya KKN ini, saya berharap mahasiswa dapat menyalurkan sedikit
ilmunya kepada anak – anak agar bisa memberikan perubahan kepada siswa untuk lebih giat lagi dalam belajar
di sekolah maupun diluar sekolah,” terang Kepala Desa Banjar Tabulu, H. Radin, Senin (23/7/2018).

Sementara itu, anggota kelompok KKN 84, Siti Najah mengatakan, mahasiswa harus memiliki andil dan  berkontribusi pengembangan dan peningkatan pendidikan khususnya di Desa Banjar
Tabulu. Sebab menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab apa yang telah melekat kepada dirinya sebagai agen perubahan .

Baca Juga:  Panwaskab Bangkalan Periksa Laporan Dugaan Kecurangan Pilkada

“Lesnya dilaksanakan
pada hari senin tanggal 23 Juli 2018, namun beberapa dari mereka telah mendatangi Posko KKN 84 pada siang
harinya sekitar pukul 12.30 WIB untuk belajar bersama. Padahal mereka harus mendatangi Madrasah Diniyah
pada pukul 14.00 WIB,” kayanya .

Dalam belajar mengajar itu, anak anak dibagi sesuai dengan kelas masing  masing untuk belajar bersama dengan mahasiswa yang
mengajar. Menariknya, ada salah satu siswi kelas 1 SD bernama Naila Husna (7) yang baru saja menginjakkan kaki di sekolah dasar mulai beberapa hari yang lalu setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri, telah pandai membaca dan berhitung dengan lancar tanpa dibantu mahasiswa . (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here