Home Daerah Berharap Ada Tenaga Kerja Kontruksi Dari Madura, Syafiuddin Upayakan Uji Sertifikasi

Berharap Ada Tenaga Kerja Kontruksi Dari Madura, Syafiuddin Upayakan Uji Sertifikasi

SHARE
Anggota Komisi V DPR-RI H. Syafiuddin Saat Membuka Kegiatan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Kontruksi Foto : Pojoksuramadu.com

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) H. Syafiuddin Asmoro harapkan ada tenaga asli Madura yang terampil dalam bidang konstruksi.

Hal itu diungkapkan saat membuka secara langsung kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi tenaga kerja kontruksi di Gedung Merdeka Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Sehingga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut berkomitmen akan terus mendorong Kementerian PUPR melalui dirjen bina kontruksi mendapatkan pelatihan.

“Kita apresiasi kementerian PUPR melaly dirjen bina kontruksi sudah datang ke Bangkalan. Saya harap ini akan terus berkelanjutan, tidak hanya tahun ini saja. Selama saya menjabat saya akan terus mendorong bagaimana masyarakat Madura, khususnya Bangkalan mendapatkan pelatihan,” ungkap H. Syafi, Jum’at (22/10/2021).

Baca Juga:  Harga Garam Lokal Merosot, DPRD Pamekasan: Jenis K1 Hanya 250 rupiah

Menurutnya dengan adanya tenaga kontruksi asli Madura, maka nantinya jika ada kebijakan dari Pemerintah pusat baik berupa Perpres maupun kawasan ekonomi khusus kita siap dalam pembangunan.

“Jadi yang sudah disertifikasi ini tentunya tidak hanya dipekerjakan di Madura, bisa saja nanti di take over ke luar daerah sesuai keahlian sertifikasinya,” imbuhnya.

Baca Juga:  HCML Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA-MBH di Sumenep

Dalam pembekalan dan uji sertifikasi yang dilakukan dirjen bina kontruksi Kementerian PUPR berlangsung selama 2 hari, terhitung sejak tanggal 22 hingga 23 Oktober 2021.

Selain itu, H. Syafi juga berharap agar Pemerintah Pusat serius dalam pengembangan infrastruktur khususnya di jalan nasional.

“Jalan nasional kita ini sangat tidak memadai, volume kendaraan yang sangat luar biasa menghambat pada laju berang dan jasa mulai dari Bangkalan hingga Sumenep,” pungkasnya. (Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here