Home Advertorial Ciptkan Inovasi Pelayanan, RSUD Bangkalan Gelar Festival Cinta “Cipta Budaya RSA”

Ciptkan Inovasi Pelayanan, RSUD Bangkalan Gelar Festival Cinta “Cipta Budaya RSA”

SHARE
Peserta Saat Mengikuti Lomba Drama Dalam Rangkaian Festival Cinta Cipta Budaya RSA di Aula RSUD Bangkalan (Foto: Seputarjatim)

pojoksuramadu.com, Bangkalan-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebuh (Syamrabu) merupakan institusi Pelayanan Kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Maka dari itu, RSUD Syamrabu dituntut untuk selalu memiliki inovasi dan dapat memberikan pelayanan prima kepada Pasien.

Salah satu upaya yang dilakukan RSUD ialah melatih semua karyawan dengan pendidikan berkelanjutan serta pengawasan secara terus menerus seperti mengadakan Festival Cipta Budaya RSA.

Menurut Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Syamrabu Nunuk Kristiani, Festival Cipta Budaya RSA digelar sejak 01 Oktober dan akan berakhir pada Puncak acara 21 November. Dalam rangkaian Festival itu, RSUD menggelar 3 Lomab yakni, Lomba Kebersihan dan Implementasi Materi, Komunikasi Efektif dan Pelayan Prima serta Drama Cinta Budaya RSA.

Baca Juga:  RSUD Bangkalan Rawat 1 Pasien ODP Virus Corona, Pasien Baru Datang Umroh

“Di Festival ini, ada tiga lomba yang diharapkan dapat meningkatkan semangat dari semua insan di RSUD Syamrabu agar meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan Pasien,” terangnya Senin (12/11/2018)

Selain itu kata Nunuk, dasar dari Pelayanan Prima ialah membudayakan implementasi dari slogan BERTASBIH (Bersih, Ramah, Tanggap, Siaga, dan Bekerja Ikhlas)

Baca Juga:  Proyek ADK Timbulkan Sarang Penyakit

“Lomba Kebersihan itu juga dalam rangka penilaian Akreditasi pada tanggal 15 November mendatang, sementara untuk komunikasi efektif itu kita menilai bagaimana komunikasi karyawan saat melayani pasien,” ungkapnya

Dokter Spesialis Radiologi itu menambahkan jika pada Acara Puncak di tanggal 21 November akan dipilih duta Komunikasi.

“Sekarang ini kan lomba drama, nanti akan dipilih lima besar di acara puncak, ada juga penobatan duta Komunikasi sebagai contoh bagaimana bekomunikasi dengan pasien,” imbuhnya. (ko/dol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here