Home Budaya Ditengah Pandemi Corona, Petani Ini Lebih Takut Anak Istrinya Tidak Makan

Ditengah Pandemi Corona, Petani Ini Lebih Takut Anak Istrinya Tidak Makan

SHARE
Salah satu petani di Sumenep tetap menjalankan aktivitasnya ditengah pandemi covid-19, (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Sumenep – Pasca ditetapkan menjadi zona merah sebaran covid-19, para petani di Kabupaten Sumenep, Madura tetap menjalankan aktivitasnya.

Mereka setiap hari bekerja sebagaimana mestinya, tanpa khawatir dengan penyebaran covid-19 yang saat ini sudah mengubah status daerah ujung timur pulau Garam itu ditingkatkan statusnya.


Seperti yang dilakukan oleh salah satu petani cabai asal Kecamatan Rubaru, Supriyadi, yang tetap menjalankan aktivitas seperti biasa meski pemerintah telah menghimbau untuk mengurangi kegiatan diluar rumah.

Baca Juga:  Angkat Budaya dan Potensi Wisata, Bupati Bangkalan Buka Pameran Pembangunan 2018

“Sama seperti sebelum ada virus corona masih ke sawah tidak ada perubahan jadwal dikurangi, untuk bekerja sebab bertani merupakan mata pencaharian,” terang dia, Rabu (29/04/2020).

Petani yang akrab di sapa Yadi tersebut mengatakan, kebutuhan hidupnya bergantung pada hasil sawahnya tersebut. Bahkan ia lebih takut ketika anak dan istrinya tidak makan karena ia hanya diam di rumah.

Baca Juga:  Launching Pamekasan Bersholawat, Badrut Tamam: Kita Berharap Syafaat Nabi

“Kalau saya tidak bekerja di sawah lalu nanti anak dan istri saya makan apa ?, sebab kebutuhan kami di dapat dari hasil bercocok tanam saja,” terang dia. (lum/ah/wid)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here