Home Pendidikan Edukasi Mahasiswa, Bea Cukai Gelar Customs Goes To Campus di UTM

Edukasi Mahasiswa, Bea Cukai Gelar Customs Goes To Campus di UTM

SHARE
Bea Cukai mengadakan Customs goes to campus pada mahasiswa fakultas keislaman di Universitas Trunojoyo Madura (Foto:Pojoksuramadu.com)

Pojoksuramadu.com, Bangkalan – Peredaran rokok ilegal semakin marak di Madura. Untuk mengedukasi hal tersebut, Bea Cukai mengadakan Customs goes to campus pada mahasiswa fakultas keislaman di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jumat, (21/6/2019).

Acara ini diisi langsung oleh kepala bea cukai Madura, Latif Helmi bersama petugas bea cukai Madura. Acara ini dihadiri oleh 150 mahasiswa yang seluruhnya akan menempuh program kuliah kerja nyata (KKN).

“Kami bekerjasama dengan UTM khususnya fakultas keislaman ini untuk sama-sama belajar mengenai peredaran barang ilegal,” ucap Latif Helmi,Kepala bea cukai Madura.

Selain itu, diharapkan para mahasiswa dapat membantu bea cukai untuk menyampaikan pada masyarakat mengenai perkembangan industri baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Tak hanya itu, mahasiswa juga diharapkan dapat mengawasi peredaran rokok ilegal.

Baca Juga:  Gangguan Koneksi Internet, Hari Pertama UNBK SMP Molor

“Kebetulan mahasiswa juga akan KKN, diharapkan ilmu yang diperoleh saat ini juga dapat dibagi ke masyarakat. Tujuannya agar kita bersama-sama mengawasi peredaran barang ilegal utamanya rokok. Madura termasuk pengendali rokok ilegal yang cukup besar di Indonesia,” terangnya.

Tim dari Bea Cukai Saat Memaparkan Materi Kepada Mahasiswa Fakultas Keislaman di UTM (Foto:Pojoksuramadu.com)

Senada dengan kepala bea cukai Madura, dekan fakultas keislaman UTM Shofiyun Nahidloh bersyukur dapat bersinergi dengan Bea Cukai. Sebab, salah satu program studi di fakultas ini yakni perdagangan internasional yang sangat erat kaitannya dengan Bea Cukai.

Baca Juga:  Awasi Penggunaan Gadget, SMPN 4 Bangkalan Rutin Perikasi HP Milik Siswa

“Alhamdulillah, akan segera kami kirim draft MoU dengan Bea Cukai. Kami dapat bersinergi dg program studi kami yaitu perdagangan internasional, selain itu juga kami memiliki halal center disini,” jelasnya.

Dengan adanya halal center tersebut, diharapkan mahasiswa mampu menyampaikan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi produk dengan substansi halal. Baik produk fisik maupun dalam prosesnya.

“Saya berharap, saat KKN nanti mahasiswa dapat menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh saat ini kepada masyarakat. Minimal bisa diterapkan dalam diri mahasiswa itu sendiri,” pungkasnya. (Ist/ah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here