Home Pendidikan Memprihatinkan, SDN Mandung 1 Hanya Miliki 2 Ruang Kelas

Memprihatinkan, SDN Mandung 1 Hanya Miliki 2 Ruang Kelas

0
SHARE
Kondisi lingkungan SDN 1 Mandung (foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Kondisi memprihatinkan terlihat di SDN Mandung 1 Kecamatan Kokop, Bangkalan. Untuk kegiatan belajar mengajar sekolah ini hanya memiliki dua ruang kelas. Akibatnya, sebanyak 228 siswa melakukan proses belajar secara bergantian.

Muhammad Saed selaku kepala sekolah SDN Mandung 1 mengungkapkan bahwa kondisi tersebut terjadi sejak tahun 2002. Hal tersebut terjadi akibat bangunan sekolah di lahan sebelumnya diambil alih pemilik lahan.

“Dulu sebetulnya sudah pernah dilakukan pembelian lahan, namun sayangnya waktu itu dilakukan tanpa adanya perjanjian hitam diatas putih. Akibatnya ahli waris pemilik lahan meminta lahan tersebut dan pihak kecamatan serta kepala desa berunding dan menyepakati untuk tukar guling dengan lahan yang ada sekarang,” ucapnya.

Setelah sengketa lahan selesai, SDN Mandung 1 mendapat bantuan dua ruang kelas baru. Namun hingga saat ini, belum ada tambahan ruang kelas. Keadaan ini membuat kepala sekolah memutar otak untuk menyiasati agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

Baca Juga:  Hanya 23 Perpustakaan Desa yang Mendapatkan Pembinaan

“Sebetulnya sistem ini salah, namun karena keterbatasan ruang dan kondisi maka terpaksa saya lakukan. Jadi untuk kelas 1, 2, dan 3 mulai belajar pada pukul 07.00. Sedangkan nanti pada pukul 09.00 digantikan oleh kelas 4,5 dan 6,” terangnya.

Pihaknya sudah berkali-kali mengajukan bantuan ruang kelas baru namun bantuan tak kunjung datang. Bahkan, pihak swakelola pernah mendatangi sekolahnya untuk melakukan survei namun tak pernah titik terangnya.

“Berkali-kali mengajukan, namun hingga kini juga belum kunjung ada bantuan,” lanjutnya.

Kini, ia dan sepuluh guru sukarelawan (Sukwan) hanya menunggu bantuan tersebut datang dan dapat memperbaiki sistem belajar mengajar menjadi normal kembali.

“Di sini yang berstatus PNS hanya saya, lainnya sukwan semua. Kami bisa berharap bantuan dari pemerintah, kami ingin perhatian dari seluruh pihak untuk melihat dan membantu kondisi sekolah kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Tahun Ini Disdik Bangkalan Akan Terapkan E-BOS Plus, Ini Keunggulannya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Bambang Budi Mustika menjelaskan status tanah di lahan sekolah tersebut telah tuntas. Pihaknya akan mengusulkan bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) melalui DAK.

“Terkait permasalahan tanah, informasinya sudah selesai. Jadi langkah selanjutnya saya usulkan pemenuhan RKB melalui dana DAK,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SD Mohamad Yakub menyampaikan hingga saat ini berkas tentang kepemilikan status tanah masih belum diterima. Jika berkas tersebut telah diterima maka pihaknya akan mengusulkan pemenuhan RKB pada APBN.

“Kita belum terima berkas, namun tetap kami proses usulan ke APBN sembari menunggu berkas kami terima. Rencana kami akan usulkan empat ruang kelas sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya. (ist/id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here