Home Kesehatan Miris, Perbaikan Polindes Patarongan Sampang Belum Ada Kejelasan

Miris, Perbaikan Polindes Patarongan Sampang Belum Ada Kejelasan

SHARE
Kondisi Polindes Patarongan yang memprihatinkan. (Foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Sampang – Pondok Bersalin Desa (Polindes) Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya belum ada perbaikan terhadap kerusakan pada bangunan tersebut.

Agus Mulyadi, selaku PLT Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mengatakan perbaikan bangunan Polindes Patarongan merupakan tanggung jawab desa setempat, setelah dibangun maka perawatannya diserahkan pada anggaran Kecamatan.

“Pengelolaan Polindes menggunakan anggaran Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK). Kita juga mendorong petugas kesehatan untuk mengusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes) hingga Musrenbang Kecamatan sampai tingkat Musrenbang Kabupaten. Usulan tersebut nantinya akan kita kawal,” tutur Agus, (23/12/2019).

Baca Juga:  DPRD Bangkalan Dorong Dewan Pengawas Rumah Sakit Bentuk Tim Pengelola Pengaduan

berbeda dengan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Torjun, Mudakir, pihaknya menyampaikan bahwa pengajuan rehabilitasi Polindes Patarongan ke Dinkes melalui dana non PIK.

“Kita berharap semoga usulan rehab Polindes Patarongan tersebut dapat direalisasikan oleh Dinkes,” kata Mudakkir.

Kepala Desa (Kades) Patarongan, Mohammad Subaidi menyatakan, bahwa rencana rehabilitasi Polindes memang tidak masuk dalam usulan Musrembangdes, Karena ada perubahan usulan dengan adanya Program Desa Pintar serta pembangunan tower untuk jaringan internet desa.

Baca Juga:  Soal Honor Jasa Pelayanan, Kadinkes Bangkalan: Tidak Mungkin Dipotong

“Mengingat Program Desa Pintar dinilai lebih penting maka usulan tersebut yang diutamakan dalam rapat Musrenbangdes kemarin,” ujar Muhammad Subaidi

Warga Desa Patarangon merasa resah dengan keadaan polindes. Pasalnya, bangunan tersebut dikhawatirkan roboh sewaktu-waktu sehingga membahayakan keselamatan warga yang berobat.

“Jadi, kami berharap agar dinas terkait memperhatikan bangunan Polindes yang sudah tidak layak itu. Sebab jika tidak segera diperbaiki warga merasa was-was bangunan itu akan ambruk menimpa pasien yang sedang berobat,” tutur salah satu warga. (Don/Id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here