Home Pendidikan Pertahankan Budaya Lokal, UTM Gelar Seminar Kebudayaan “Asemo Tor Aselah”

Pertahankan Budaya Lokal, UTM Gelar Seminar Kebudayaan “Asemo Tor Aselah”

SHARE
Seminar Kebudayaan Yang Dilakukan Oleh Universitas Trunojoyo Madura

pojoksuramadu.com, Bangkalan – Semarak aktualisasi harapan dan tantangan kearifan lokal Madura pada era digital, dikemas dengan adanya Seminar Kebudayaan yang bertempat di gedung Cakra Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur Rabu (09-05-2018).

Acara ini berhasil diadakan oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam program studi Komunikasi Masyarakat Madura dengan tema “Asemo Tor Asela” sebagai gerakan untuk mempertahankan budaya lokal di era kekinian.

Yan Ariyani S.Psi.M.Psi saat menyampaikan pemateri menyatakan, kearifan lokal yang dimiliki oleh Madura begitu luas, oleh karenanya kebudayaan sekitar harus diperkenalkan dan dilestarikan oleh mahasiswa sebagai pemuda harapan bangsa. Pendekatannya dapat dilakukan melalui seminar kebudayaan maupun pengadaan komunitas kecil pecinta budaya.

Baca Juga:  Legislator Bangkalan: Siswa Yang Akan Lanjut ke SMP Harus Bisa Baca Tulis Al Quran

“Kebudayaan yang berkarakter keras dan tangguh menjadi cikal bakal diangkatnya kearifan lokal Madura sebagai perbincangan seminar ini, pungkasnya”terang dia, Kamis (10/5/2018).

Hingga acara usai, Sekitar kurang lebih tujuh puluh mahasiswa tetap semangat memenuhi ruangan, serasa hidup berbudaya terdorong untuk selalu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai pemateri, Dinara Maya Djulianti, S.Sos.,M.Si menjelaskan bahwa harapan pemuda Madura adalah menggiring  budayanya seperti tanean lanjhang, nyadhar, jemparingan dan lainnya untuk tetap hidup lestari di bumi pertiwi. Beliau juga menambahkan bahwa orang madura itu adalah masyarakat yang ulet, tangguh, dan pekerja keras , kental akan kekuatan religi dari identitasnya sebagai tanah pesantren.

Baca Juga:  Gelar Maulid Nabi, SDN 2 Keleyan Tanamkan Nilai Religiusitas Kepada Siswa

“Seminar kebudayaan ini menghidupkan wacana aktivitas mahasiswa untuk mengenal lebih dekat budaya dan kearifan lokal masyarakat Madura sehingga dapat menjunjung adi luhur Madura menuju kemajuan di masa mendatang”ungkapnya. (Redaksi)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here