Home Pendidikan Polsek Sukolilo Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Pelajar

Polsek Sukolilo Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Pelajar

SHARE
Sosialisasi bahaya Narkoba kepada Pelajar oleh Polsek Sukolilo (Pojoksuramadu.com)

Pojoksuramadu.com, Bangkalan  – Penggunaan narkoba dikalangan pemuda semakin marak saat ini. Mencegah hal tersebut, Polsek Sukolilo bersama Kanit Binmas dan Kepala SPKT Polres Bangkalan memberikan sosialisasi bahaya narkoba dan kenakalan remaja.

Dipimpin oleh Kapolsek Sukolilo, AKP Sugimin memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang bahaya narkoba pada santri di pondok pesantren Nurul Iman,Desa Sukolilo, Kecamatan Labang Bangkalan.

Acara ini diikuti oleh 83 santri dari dua kelas, yakni perempuan dan laki-laki. Seluruhnya mengikuti bimbingan ini dengan antusias.

Dalam penyampaian materinya, Kapolsek menjelaskan kandungan dasar narkoba hingga penggunaan yang disalahgunakan. Menurutnya, hal ini penting, agar santri memahami secara dalam tentang bahaya narkoba.

Baca Juga:  Pernah Direhabilitasi, Oknum ASN ini Kembali Terlibat Sabu

“Acara ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap generasi muda di Bangkalan. Kita berikan pemahaman dasar narkoba hingga bahayanya. Kita ingin para santri tau, kandungan narkoba itu apa dan bahaya jangka panjang pada otak bagaiman,” terang Kapolsek Sukolilo.

Tak hanya itu, dalam penyuluhan ini juga dijelaskan berbagai jenis narkoba yang beredar di indonesia. Sebab, sebagian besar santri hanya mengetahui jenis narkoba hanya sampai jenis sabu.

“Narkoba itu banyak jenisnya, dari yang berbentuk pil, bubuk hingga cair. Jaman semakin berkembang, semakin banyak orang berusaha membuat narkoba untuk mengelabui petugas,” ucapnya.

Baca Juga:  13 Juli KBM Tatap Muka Dimulai, Disdik Minta Sekolah di 8 Kecamatan Penuhi 7 Syarat Protokol Kesehatan

Dalam penyuluhan ini juga dijelaskan berbagai kenakalan-kenakalan yang biasa terjadi di lingkungan remaja. Namun, saat ini perilaku menyimpang yang banyak dilakukan oleh remaja berupa pencurian hingga tindak asusila.

“Kami lebih menekankan pada kerugian-kerugian bagi remaja itu sendiri. Mengapa demikian, sebab jika kita sampaikan dampak jangka panjangnya, maka para remaja akan lebih menjaga diri dan juga akan berfikir ulang untuk melakukan hal tersebut,” ucapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh santri dapat memahami materi yang disampaikan dan juga menjauhi narkoba serta tidak melakukan kenakalan yang berlebih. (ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here