Home Kesehatan RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep Gencarkan Sosialisasi Bahaya HIV Kepada Pelajar...

RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep Gencarkan Sosialisasi Bahaya HIV Kepada Pelajar dan Masyarakat

SHARE

Pojoksuramadu.com, Sumenep – RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur telah mensosialisasikan bahaya HIV (Human Immunodeficiency Virus) kepada pelajar dan masyarakat.

Keseriusan RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep ini merupakan peningkatkan pelayanan dimana tidak hanya sekedar soal melayani pasien, namun juga melakukan promosi kesehatan ke luar rumah sakit seperti kegiatan seminar kesehatan di Kampus INSTIKA Guluk-Gukuk, Sumenep. Sebelumnya, RSUD dr H. Moh. Anwar juga mengadakan promosi ke sehatan di carfreeday.

Acara bertema “Pencegahan dan Penanggulangan HIV” tersebut terselenggara berkat kerjasama antara Komite K3 RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep dengan panitia FCB XI NASIONAL INSTIKA, dan diikuti 400 pserta dari kalangan mahasiswa, santri Pondok Pesantren An-Nuqayah serta kalangan umum. Hadir sebagai pemateri dr. Endah Pratamaningtyas, Sp.PD. dan Arman Endika Putra, SKM, M.Kes.

Baca Juga:  Truk Oleng, 20 Penumpang Terhempas, Lima Orang Dilarikan ke RSUD Sumenep

Plt. Direktur RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, dr Erlyati MKes. mengatakan RSUD dr H. Moh Anwar mencoba memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelajar tentang apa dan bagaimana penyakit mematikan HIV. Sebab, sebagaimana diketahui, penyakit HIV merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

Upaya pencegahan dan penanggulangan HIV sangat krusial untuk diketahui oleh masyarakat. Lebih untuk kalangan pelajar sebagai agen pendidik.

Baca Juga:  Mahasiswa UTM Adakan Sosialisasi Pemanfaatan Ikan Tongkol Menjadi Produk Unggulan Pangan Di Ambunten Sumenep

“Ini merupakan tugas rumah sakit untuk mensosialisasikan bahaya HIV kepada generasi muda bangsa dengan melalui Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS),” papar Erlyawati.

Menurut Erlyawati, mahasiswa dinilai mampu mensosialisasikan bahaya HIV kepada masyarakat. Apalagi kaum pelajar yang mana resiko hubungan seks bebas atau main jarum suntik masih dinilai rentan.

“Jadi, kami merasa tepat memilih menggandeng para mahasiswa untuk mensosialisasikan bahawa HIV dikangan pelajar dan masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan acara seminar tersebut dapat memberikan dampak positif kepada semua para mahasiswa dan santri. “Semoga acara ini dapat memberikan dampak positif kepada semua kalangan,” harapnya. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here