Home Pariwisata Wacana Sejak 2016, Wisata Bahari Kamal Belum Terealisasi

Wacana Sejak 2016, Wisata Bahari Kamal Belum Terealisasi

SHARE
Sejumlah penumpang turun dari kapal di pelabuhan Kamal tadi siang. Sabtu (11/01/20). (Foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Wacana dibangunnya destinasi wisata bahari di selat Madura ada sejak tahun 2016 lalu. Kabar yang beredar itu menjadi tumpuan dan harapan warga Desa Kamal atau masyarakat Kecamatan Kamal pada umumnya untuk membangun kembali aktivitas ekonomi yang sudah mati suri.

Demikian disampaikan Zabur, warga Desa kamal, Ia mengaku sangat lelah berharap akan dibuatnya destinasi wisata bahari di Desa Kamal tersebut.


”Sudah berapa tahun rencana itu, hanya angan-angan saja,” keluhnya.

Pria 52 tahun itu menuturkan, semenjak beroperasinya jembatan Suramadu tahun 2009 silam, sebagian besar warga Desa Kamal kehilangan pekerjaan. Aktivitas ekonomi kian hari semakin menurun dan berdampak buruk pada kelangsungan hidup warga Kecamatan Kamal yang saat ini menjadi pekerja serabutan.

“Warga yang dulunya pernah bekerja di kapal dan berdagang di pelabuhan merasa kondisi semakin sulit, termasuk saya sendiri,” tuturnya.

Baca Juga:  DPRD Bangkalan Setujui Raperda APBD Anggaran Tahun 2019

Menurut Zabur, jangankan warga berpikir untuk kemajuan Kamal, untuk kemajuan ekonomi sendiri susah.

“Kerja hari ini ya uang habis hari ini juga,” ungkap mantan pelaku usaha di pelabuhan kamal yang kini sudah gulung tikar itu.

Kepala Desa (Kades) Kamal, Sulistiyono menyampaikan, pihaknya sudah melakukan usaha maksimal untuk merealisasikan adanya destinasi wisata bahari di Desa yang dipimpinya tersebut.

“Saya sudah koordinasikan dengan camat Kamal, harapannya tahun ini sudah teralisasi” ucapnya.

Dengan adanya destinasi wisata bahari Sulistiyono berharap dapat menjadi pemicu bertumbuhnya ekonomi masyarakat Kamal. ”Ekonomi masyarakat di sini sudah lama terpuruk, kalau ada tempat wisata kan masyarakat bisa berjualan kembali, baik bergerak di wisata kulinernya maupun yang lain,” harapnya.

Baca Juga:  Pengabdian Masyarakat 45 UTM Inovasikan Olahan Jantung Pisang Bagi Anggota PKK Sumedangan

Di tempat berbeda, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwita (Disbudpar) Bangkalan, Moh Hasan Faisol menerangkan, pihaknya juga memiliki rencana mengembangkan potensi Wisata Bahari di Kecamatan Kamal tersebut.

“Hanya saja ada skala prioritas, yang jelas disana itu butuh modal besar, kami harap Kades setempat juga menggunakan dana desa untuk membangun itu, kami akan mensuport,” terangnya.

Sementara itu, Ketua komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan menampaikan, adanya potensi tempat wisata di Bangkalan menurutnya harus dimaksimalkan.

“Dalam hal ini dinas terkait harus lebih proaktif, yang jelas kami lebih setuju kalau destinasi wisata itu dikelola oleh swasta, biar masyarakat sendiri yang mengelola,” ujarnya. (Zai/id)





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here