Home Nasional Sudah Mencapai 60 Persen, BPN Jawa Timur Terus Evaluasi Program PTSL

Sudah Mencapai 60 Persen, BPN Jawa Timur Terus Evaluasi Program PTSL

SHARE
Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Hery Santoso, Saat Memberikan Sambutan dalam Acara ikawati yang Digelar di Gedung Pertemuan UTM (Foto:Pojoksuramadu.com)

Pojoksuramadu.com, Bangkalan – Ikatan istri karyawan dan karyawati (Ikawati) Badan Pertanahan Nasional Wilayah Jawa Timur menggelar pertemuan di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura, Sabtu (20/07/2019).

Acara yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali itu dihadiri sekitar 450 orang yang terdiri dari karyawan beserta pejabat BPN dari 38 kabupaten kota se-Jawa Timur.”Hari ini kita melakukan pertemuan rutin Ikawati yang menjadi ajang silaturrahmi bagi kita,” terang, Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Hery Santoso.

Selain ajang silaturrahmi, pertemuan itu juga sebagai ajang evaluasi kinerja BPN terhadap program strategis 2019 yang terdiri dari pelaksanaan Program Tanah Sertifikat Lengkap (PTSL), reforma agraria dan sengketa tanah.

“Sebelumnya acara ini diselenggarakan di Karesidenan Malang dan saat ini kita laksanakan di Karesidenan Madura, dan diikuti oleh semua kepala kantor dari seluruh BPN Jawa Timur,”kata dia.

Baca Juga:  BPN Bangkalan Gelar Penyuluhan PTSL 2020, Ini Syarat dan Tahapannya

Dia menjelaskan, bahwa beberapa hari lalu BPN Jawa Timur telah mendapatkan evaluasi dari Menteri Agraria atas program PTSL. Sejauh ini, pelaksanaan PTSL di Jawa Timur telah mencapai 60% dari target yang ditentukan yaitu 1.725.000 bidang.

Pertemuan Rutin Ikawati BPN Provinsi jawa Timur Digelar di Gedung Pertemuan UTM Diisi dengan Evaluasi Rencana Strategis (Foto:Pojoksuramadu.com)

Jumlah tersebut bertambah dari yang awalnya 1.520.000 lantaran adanya optimalisasi dari kementerian. “Ditambah 216.000 bidang, 1,5 itu sudah diukur 94%, jadi tinggal 1,sekian yang belum,”paparnya.

Sementara itu, Kepala BPN Bangkalan, Laode Asrafil mengutarakan, program PTSL di Kabupaten Bangkalan mendapatkan 6.5000 Bidang pengukuran dan 58.500 bidang sertifikat. Namun sampai saat ini pihaknya mengaku masih 17.161 bidang yang sudang disertifikatkan.

Baca Juga:  Dua Warga Indonesia Positif Virus Corona

“K1 yang akan disetifikatkan sebanyak 23.701, jadi minggu depan kemungkinan akan terbitkan sertifikatnya, kalau K2 di Bangkalan tidak, samapai saat ini belum ada pengajuan,”Papar dia.

Selain itu pihaknya menjelaskan bahwa ada beberapa bidang milik negara yang ditemapati oleh masyarakat. Pihaknya tetap melakukan pengukuran. Namun, kata laode sertifikatnya masih menunggu sengketa selesai.

“K3.1 di bangkalan ada yang dimiliki BUMN yang ditempati oleh masyarakat, kami lakukan pengukuran, tapi masih belum teebitkan sertifikat, jadi masuk dalam kategori K2” Ungkap dia.

Acara yang dimulai dari pukul 08:00 Wib sampai 16:00 wib juga diisi dengan kegitan lomba antar kantor dan hiburan musik. Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai kerajinan khas Madura seperti batik dan Sebagainya.(redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here