Home Hukum dan Kriminal Tega Tipu Orang Tua Sendiri, Pria ini Ditahan dalam Penjara

Tega Tipu Orang Tua Sendiri, Pria ini Ditahan dalam Penjara

SHARE
Barang bukti pelaku yang berhasil diamankan polisi. (Foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Surabaya – Pelaku tindak pidana penipuan dengan modus penculikan berhasil diringkus oleh anggota Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya.

Pelaku yang bekerja sebagai driver taksi online ini berinisial ANF (25), warga asal Surabaya. dirinya ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari korban yang tak lain adalah orang tuanya sendiri, pada 26 Desember 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota Unit Jatanras Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya.

Dalam satu kali dua puluh empat jam, anggota berhasil mengamankan satu orang yang diduga tersangka di salah satu Hotel di sekitar wilayah kampus Ubaya, Tenggilis Surabaya.

Menurut keterangan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Iwan Hari Purwanto modus pelaku, yakni seolah-olah dirinya diculik ketik mengantar penumpang, karena dia berprofesi sebagai driver taksi online.Tersangka menghubungi korban melalui pesan singkat (SMS) dengan mengancam. Jika tidak mentransfer uang 100 jt ke rekening yang sudah ditunjuk, maka anaknya akan dibunuh. perwira dengan tiga balok dipun aknya.

Baca Juga:  Sindikat Pemalsuan SIM Hingga Kartu Keluarga Dibongkar Polrestabes Surabaya

“Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti 1 lembar kartu ATM Bank BCA , 1 buah handphone. Modus yang dilakukan pelaku ingin mendapatkan uang sebesar Rp 100 juta dengan cara menghubungi orang tuanya sendiri (korban) seolah dirinya telah diculik oleh penumpangnya sendiri,” ungkapnya AKP Iwan Hari Purwanto (28/12/2019).

Hari menambhakan, tersangka merupakan putra bungsu dari orang tuanya itu, kebetulan beliau (korban) adalah seorang pensiunan guru SD. Berdasarkan dari pengakuan pelaku, dirinya baru satu kali melakukan rekayasa penculikan.

Baca Juga:  8 Orang Pengedar Sabu Dibekuk di Surabaya, Ada Oknum Wartawan Juga Diamankan

Sementara itu pemilik buku rekening tabungan mengaku hanya meminjamkan buku rekeningnya kepada tersangka, dirinya tidak tahu maksud dan tujuan. Seandainya terdapat uang Rp 100 juta yang ditransfer ke rekening pribadinya, yang bersangkutan akan memberikan imbalan.

“Atas perbuatannya, tersangka hanya bisa pasrah saat dimasukan ke ruang tahanan dan akan dijerat dengan pasal 283 KUHP dan Pasal 333 KUHP atau Pasal 368 jo Pasal 53 KUHP tentang tindak pidana pemerasan ,”pungkasnya Hari. (Pen/Id)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here