Home Pemerintahan Tentang Sertifikasi Nikah, Ini Tanggapan Bupati Bangkalan

Tentang Sertifikasi Nikah, Ini Tanggapan Bupati Bangkalan

SHARE
Bupati Bangkalan R Abd Latief Amin Imron (Foto:Pojoksuramadu.com)

Pojoksuramadu.com, Bangkalan – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) merencanakan untuk mewajibkan masyarakat yang akan menikah untuk memiliki sertifikasi pra nikah yang harus dijalani selama 3 bulan. Mengetahui hal tersebut, Bupati Bangkalan mendukung langkah Menko PMK.

Menurut bupati, regulasi tersebut sudah ada namun belum diterapkan. Ia menjelaskan, regulasi tersebut membantu para calon pengantin agar lebih siap menerima kondisi satu sama lain dan juga agar pernikahan dipersiapkan lebih matang.

Baca Juga:  Ini Pesan Bupati Bangkalan di Hari Jadi ke 488

“Itu regulasi memang sudah ada hanya belum diterapkan, untuk konseling sebelum pernikahan itu memang perlu agar setelah menikah para pengantin tidak kaget dengan kondisi pasangannya,” terangnya.

Namun pihaknya tidak menerima regulasi tersebut dengan mentah-mentah. Jika nantinya diterapkan, pihaknya akan menilai efektifitas regulasi tersebut supaya masyarakat yang menjalani regulasi yang ditetapkan tidak merasa diberatkan.

“Nanti perlu sosialisasi juga ke masyarakat, kalau di tengah jalan dinilai merepotkan dan tidak efektif , kami selaku pemerintah daerah akan mengusulkan ke pusat agar waktu untuk memperoleh sertifikasi dipersingkat,” tuturnya.

Baca Juga:  KPK Sebut, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Bangkalan Rendah

Sementara itu, Kasi Binmas Kemenag Bangkalan, Arif Rahman mengatakan kebijakan tersebut masih akan disingkronkan dengan Kemenag Pusat Selaku pencatatan pernikahan. Pihaknya masih menunggu formulasi yang akan digunakan.

“Itu kan bukan kebijakan menteri agama, jadi kami masih menunggu formulasinya seperti apa karena masih akan disingkronkan dengan Kemenag Pusat. Jadi kita tunggu saja,” pungkasnya. (is/ah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here