Home Korupsi YLBHM Sebut, Ada Nama Wakil Bupati Sumenep dalam Kasus Korupsi Dana PI

YLBHM Sebut, Ada Nama Wakil Bupati Sumenep dalam Kasus Korupsi Dana PI

SHARE
Diskusi Terbatas YLBHM (Foto:Pojoksuramadu.com)

Pojoksuramadu.com, Sumenep – Kasus korupsi dana Partisipating Interest (PI) dari hasil eksploitasi migas sebesar 10 persen yang dikelola oleh PT Wira Usaha Sumekar (WUS) yang pernah menyeret Mantan Direktur Utama PT WUS, Sitrul Arsyih Musa’ie dan Kepala Divisi Keuangan PT WUS, Taufadi kembali jadi perhatian publik.

Kasus itu kembali menyeruak ke publik setelah Lembaga Bantuan Hukum Madura (YLBHM) menggelar forum diskusi terbatas yang membahas tentang aktor utama dan beberapa tokoh yang terlibat dalam kasus tersebut.

Ketua YLBHM Sulaisi Abdurrazaq mengutarakan, ada aktor utama yang berperan besar dalam kasus korupsi dana PI PT WUS yang sampai saat ini tidak diproses secara hukum. Ia meyakini Sitrul dan Taufadi sengaja dijadikan tumbal untuk menyelamatkan nama besar yang paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Dalami Kasus Dugaan Korupsi Koperasi Bhinneka Karya

“Sehingga ini menarik dibongkar siapa yang menjadi aktor utama yang berperan besar dalam kasus korupsi dana PI yang dikelola oleh PT WUS,” kata Sulaisi dalam Diskusi Terbatas bertajuk ‘Mengungkap Lebih Dalam Pelaku Korup Dana PI di Sumenep,’ di Warung Upnormal, Sumenep, Jumat, (19/07/2019).

Sulaisi menyayangkan karena hanyab dua orang yang diputus bersalah. Padahal menurutnya, ada nama Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang juga masuk dalam tuntutan dan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya.

“Nama Wabup Sumenep masuk dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, ” kata dia.

Dia mengajak Non Government Organization (NGO), aktifis dan pers untuk melakukan investigasi guna membongkar kasus korupsi dana PI Sumenep yang sampai saat ini belum tuntas di usut oleh penegak hukum.

Baca Juga:  Demo Warga Desa Dasuk Laok Desak Kejari Sumenep Usut Tuntas Kasus Rastra

“Ini orang sakti sekali. Jadi ini tugasnya teman-teman NGO, aktifis dan pers untuk mencari dan membongar nama yang paling bertanggung jawab dalam korupsi tersebut,” jelas dia.

Sulaisi menegaskan, kasus korupsi dana PI Sumenep akan berhasil dibongkar secara komprehensif, apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih penanganan perkara tersebut.“Kita butuh KPK untuk menangkap pelaku korupsi dana PI migas di Sumenep,” tegas dia.

Dia kemudian membeberkan beberapa rencana aksi yang akan dilaksanakan ke depan. Salah satunya eksaminasi publik dan membuat laporan resmi ke KPK. “Kegiatan ini akan diselenggarakan secara terus menerus ke depan, sehingga publik dapat mengetahui siapa sebenarnya di balik skandal korupsi dana PI migas yang dikelola PT WUS Sumenep,” ungkap dia. (ab/ah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here