Media sosial kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Salah satu platform yang paling populer di Indonesia adalah Instagram. Selain untuk berbagi momen melalui foto dan video, banyak pengguna Instagram yang penasaran—siapa saja sebenarnya yang sering melihat akun atau stalking profil mereka?
Ya, kegiatan stalking Instagram bukan hal baru lagi. Entah dilakukan oleh penggemar, mantan, teman, atau bahkan pasangan sendiri, tindakan melihat profil secara diam-diam ini sangat umum terjadi. Maka tak heran, banyak orang mencari tahu cara mengetahui orang yang stalking Instagram kita.
Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap dan aman bagaimana kamu bisa mengetahui siapa saja yang sering mengunjungi profil Instagram kamu, baik menggunakan aplikasi maupun tanpa aplikasi tambahan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini!
Apa Itu Stalking Instagram?
Sebelum membahas lebih jauh, mari pahami dulu apa yang dimaksud dengan stalking Instagram. Stalking adalah kegiatan memantau aktivitas seseorang secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang tersebut. Dalam konteks Instagram, ini bisa berarti melihat-lihat profil seseorang, menyimak unggahan, menonton story, bahkan menggulir sampai unggahan lama.
Alasan orang melakukan stalking pun bermacam-macam. Ada yang sekadar penasaran, ada yang ingin mengamati gerak-gerik seseorang, bahkan ada juga yang diam-diam menyukai dan ingin tahu kehidupan pribadi si target.
Mengapa Perlu Tahu Siapa yang Stalking?
Mungkin sebagian orang berpikir, “Untuk apa tahu siapa yang sering lihat profil kita?” Tapi jangan salah, ada beberapa alasan mengapa cara melihat orang yang stalking IG kita bisa berguna:
- Mengetahui siapa saja penggemar atau followers setia kita
- Mengetahui apakah mantan masih kepo dengan kehidupan kita
- Bisa memantau aktivitas pasangan (dengan bijak, tentu saja)
- Meningkatkan rasa percaya diri karena tahu ada yang memperhatikan
- Mengantisipasi jika ada potensi stalker yang mengarah pada tindakan tidak sehat
Apakah Instagram Menyediakan Fitur Ini Secara Resmi?
Sayangnya, hingga saat ini Instagram belum menyediakan fitur resmi untuk melihat siapa saja yang sering mengunjungi atau melihat profil kita. Tidak seperti fitur story yang menunjukkan siapa saja yang menonton, untuk melihat kunjungan profil secara detail masih menjadi fitur terbatas.
Namun, jangan khawatir. Ada beberapa cara alternatif yang bisa digunakan, baik melalui pengaturan akun bisnis maupun menggunakan aplikasi pihak ketiga. Tentunya, kamu tetap perlu bijak dalam memilih cara yang aman dan tidak membahayakan akunmu.
Cara Mengetahui Orang yang Sering Stalking Instagram Kita
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengetahui siapa saja yang mungkin sering melihat profil Instagram kamu:
1. Menggunakan Instagram Business Account
Jika kamu serius ingin mengetahui interaksi yang terjadi di akunmu, maka sebaiknya ubah akun Instagrammu menjadi akun bisnis. Dengan akun ini, kamu bisa memanfaatkan fitur Instagram Insight, yang memberikan data analitik tentang siapa saja yang sering mengunjungi profil kamu.
Langkah-langkah:
- Buka aplikasi Instagram kamu.
- Masuk ke menu Profil, klik ikon tiga garis di pojok kanan atas.
- Pilih menu Pengaturan > Akun > Beralih ke Akun Profesional.
- Setelah menjadi akun bisnis, kembali ke profil.
- Pilih menu Insight untuk melihat data interaksi profil.
Kamu memang tidak bisa melihat nama-nama spesifik, tapi bisa mengetahui jumlah pengunjung, demografi, dan perilaku followers secara keseluruhan.
2. Lewat Situs Web Pihak Ketiga
Ada beberapa situs web yang diklaim bisa memberikan daftar akun yang sering melihat profil kita, meskipun keakuratannya belum terverifikasi secara resmi. Salah satu situs populer adalah Instagram Check Stalkers.
Langkah-langkah:
- Kunjungi situs pencari stalker seperti
jnckmedia.com/stalk. - Pastikan akun Instagram kamu dalam mode Publik, bukan Private.
- Masukkan username Instagram kamu.
- Klik tombol Submit dan tunggu hasil analisisnya.
- Situs akan menampilkan daftar akun yang diduga sering mengunjungi profil kamu.
Penting untuk dicatat: Gunakan situs ini dengan hati-hati. Jangan pernah memasukkan password akun kamu. Jika situs meminta login menggunakan akun IG, lebih baik hindari karena berisiko keamanan.
3. Menggunakan Aplikasi Who Viewed My Instagram
Aplikasi pihak ketiga juga menjadi pilihan bagi sebagian orang yang ingin melihat daftar orang yang melihat profil IG mereka.
Langkah penggunaan:
- Unduh aplikasi Who Viewed My Instagram di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan login menggunakan akun IG kamu.
- Tunggu proses sinkronisasi, dan aplikasi akan menampilkan data akun yang sering mengunjungi profil kamu.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua aplikasi ini benar-benar akurat. Bahkan beberapa di antaranya hanya menunjukkan data acak. Jadi gunakan aplikasi ini hanya sebagai hiburan atau referensi tambahan saja.
Tips Menghindari Stalker yang Mengganggu
Jika kamu merasa ada seseorang yang stalking akunmu secara tidak sehat atau membuatmu tidak nyaman, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:
- Ubah akun menjadi Private, agar hanya followers yang kamu izinkan bisa melihat isi akunmu.
- Blokir akun mencurigakan yang sering terlihat di story-viewer atau komentar.
- Gunakan fitur restrict, jika kamu tidak ingin langsung memblokir tapi ingin membatasi interaksi.
- Laporkan akun tersebut ke Instagram, jika dirasa mengganggu atau melanggar kebijakan.
Cara Melindungi Privasi Instagram
Berikut beberapa cara menjaga keamanan dan privasi akun agar tetap nyaman:
- Jangan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di caption atau bio.
- Gunakan password yang kuat dan aktifkan two-factor authentication.
- Batasi siapa saja yang bisa mengirim pesan dan memberi komentar.
- Rutin bersihkan followers yang tidak dikenal atau mencurigakan.
Kesimpulan
Cara mengetahui orang yang stalking Instagram kita memang tidak disediakan secara langsung oleh Instagram, namun dengan beberapa metode seperti menggunakan akun bisnis, situs pihak ketiga, atau aplikasi tambahan, kamu tetap bisa mendapatkan gambaran umum siapa saja yang sering kepoin akun kamu.
Namun yang terpenting adalah menggunakan informasi ini secara bijak. Jangan jadikan ini sebagai alat untuk menuduh atau mengekang kebebasan orang lain, apalagi jika tanpa bukti yang akurat. Lebih baik gunakan sebagai sarana untuk memahami siapa yang peduli, siapa yang penasaran, dan menjaga hubungan sosial di dunia maya dengan sehat.


