Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tegangserlaok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini diawali dengan seremoni pembukaan yang mengusung tema “Mahasiswa Bersama Masyarakat Menuju Perubahan Positif”.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Balai Desa dan dihadiri oleh kepala desa,perangkat desa, kepala dusun dan Mahasiswa KKN memberikan dukungan moral dan motivasi kepada mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian.
Koordinator Desa KKN UTM dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra masyarakat untuk bersama-sama mendorong kemajuan desa. “Kami ingin berbaur dan tumbuh bersama masyarakat, bukan sekadar datang dan pergi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tagangserlaok mengapresiasi semangat para mahasiswa dan berharap program yang dilaksanakan mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. “Kami yakin kehadiran mahasiswa membawa semangat baru bagi warga desa,” ujarnya.
Selama kurang lebih 3 minggu ke depan, mahasiswa KKN UTM akan melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Di antaranya, pelatihan peningkatan kapasitas UMKM lokal, edukasi tentang qris,penyuluhan pentingnya insektisida,serta inovasi di sektor pertanian dan lingkungan.
Salah satu kegiatan yang menjadi prioritas adalah Pelatihan Pemasaran Digital bagi Pelaku UMKM, agar produk-produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, mahasiswa juga akan memberikan edukasi terkait pertanian berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan petani.
Tidak hanya sebatas program formal, mahasiswa juga membuka ruang dialog bersama warga untuk mendengarkan aspirasi serta menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan bersama, sehingga kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang erat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan Desa Tagangserlaok dapat mengalami perubahan yang lebih baik dan berkelanjutan. Kegiatan pembukaan ini menjadi simbol awal dari komitmen bersama untuk mewujudkan desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.


