Di era digital seperti saat ini, akses terhadap informasi yang cepat, transparan, dan mudah dijangkau menjadi kebutuhan utama dalam pengelolaan pemerintahan, termasuk di tingkat desa. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam Kelompok 34 menginisiasi program kerja unggulan berupa pembuatan website resmi Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.
Program ini merupakan wujud nyata dukungan mahasiswa terhadap percepatan transformasi digital di lingkungan desa. Tujuannya adalah menghadirkan media informasi desa yang modern, efisien, dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi penting terkait pemerintahan desa, kegiatan masyarakat, potensi wilayah, hingga pelayanan administrasi.
Website desa ini dirancang secara sederhana namun fungsional. Kontennya meliputi profil desa, struktur pemerintahan, data demografi, agenda kegiatan desa, layanan administrasi online, serta dokumentasi kegiatan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah desa maupun dari partisipasi masyarakat. Selain itu, disediakan juga ruang khusus untuk pengumuman, berita desa terkini, dan pengaduan warga sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Proses pembuatan website dimulai dengan pengumpulan data dan dokumentasi lapangan, termasuk wawancara dengan perangkat desa untuk mengetahui informasi apa saja yang perlu dimuat di dalam website. Setelah data terkumpul, mahasiswa KKN mulai merancang tampilan website menggunakan platform berbasis CMS (Content Management System) yang mudah dioperasikan oleh perangkat desa, bahkan bagi yang belum terbiasa dengan teknologi.
Selanjutnya dilakukan pengolahan konten, pengisian data, dan penyesuaian desain visual agar website terlihat menarik namun tetap ramah pengguna. Tak hanya itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan langsung kepada aparatur desa, khususnya operator website, agar mereka dapat mengelola dan memperbarui konten secara mandiri ke depannya.
Kepala Desa Banuaju Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Menurutnya, keberadaan website desa menjadi langkah awal yang penting dalam upaya mewujudkan pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia juga berharap bahwa ke depan, masyarakat dapat memanfaatkan website ini untuk memperoleh informasi maupun layanan tanpa harus datang langsung ke kantor desa.
Program ini juga menjadi media pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa KKN. Melalui interaksi langsung dengan perangkat desa dan warga, mereka belajar bagaimana menerapkan keilmuan secara nyata di lapangan serta merasakan dinamika pengabdian di lingkungan masyarakat desa.
Dengan hadirnya website resmi Desa Banuaju Barat, Kelompok 34 KKN UTM berharap desa ini dapat menjadi percontohan desa digital di Kecamatan Batang-Batang. Website bukan hanya sekadar media informasi, tetapi juga alat untuk memperkuat identitas desa, mempromosikan potensi lokal, dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang seperti pariwisata, UMKM, maupun pertanian.
Transformasi digital desa bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang mulai diwujudkan bersama. Desa Go Digital bukan hanya slogan, tetapi visi masa depan yang sedang dibangun dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Semoga program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menginspirasi desa-desa lain untuk ikut bergerak menuju arah yang sama.


