Pada hari Selasa, 15 Juli 2025, Kelompok Kerja Nyata (KKN) 19 Universitas Trunojoyo Madura berhasil mengadakan Pelatihan Digitalisasi dan Desain Kemasan Produk kepada siswa-siswi MA Mansyaul Ulum, Desa Sana Dajah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.
Berawal dari hasil survei yang dilakukan sebelumnya, beberapa dusun di Desa Sana Dajah telah berusaha mengembangkan produk UMKM secara mandiri, tetapi rata-rata tidak memiliki desain yang dapat menarik minat calon konsumen.
Desain kemasan produk perlu bersifat menarik supaya calon konsumen tertarik untuk membeli. Lalu, dengan semakin berkembangnya selera masyarakat, tentu membutuhkan kreativitas generasi muda yang selalu up to date. Siswa MA Mansyaul Ulum terbukti dengan kreativitasnya dalam bidang desain pun menjadi sasaran dalam pelatihan ini.
Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) yang merupakan masa pengenalan sekolah pada siswa baru. Oleh karena itu, kegiatan ini dirasa sangat sesuai dengan momentum yang ada sehingga mendapat dukungan dari para guru.

“Memang selain pengenalan, di awal (tahun ajaran baru) dibutuhkan kegiatan yang seru-seruan untuk anak-anak,” ucap salah seorang guru MA Mansyaul Ulum.
Pada awalan kegiatan, dilakukan ice breaking oleh moderator. Setelah siswa mulai semangat, sesi selanjutnya diberikan pada para pemateri. Materi pertama adalah digitalisasi desain yang dibawakan oleh Evik dan Ivo. Dalam materi tersebut juga dijelaskan tentang pentingnya branding produk dalam bentuk digitalisasi, serta manfaat desain kemasan pada produk.
Materi kedua dilanjutkan oleh Natalia yang menjelaskan tentang desain kemasan. Beberapa contoh desain kemasan diperlihatkan sebagai referensi desain. Para siswa dengan seksama memperhatikan materi supaya dapat mempersiapkan diri untuk praktek pembuatan desain kemasan.
Proses praktek pembuatan desain kemasan didampingi oleh para anggota KKN 19 yang telah dibagi rata pada 7 kelompok. Keseruan terjadi antara anggota KKN 19 bersama kelompok masing-masing yang terdiri dari 4-5 siswa, seperti heboh memilih elemen, warna, sampai mencari referensi desain bersama.
Meskipun ada beberapa yang masih belajar menggunakan Canva atau tidak terbiasa menggunakannya di laptop, tetapi para siswa belajar cepat, bahkan pada akhirnya berhasil menyelesaikan desain kemasan produk yang unik dan menarik.
Hasil desain kemasan produk para siswa di juri oleh salah satu anggota KKN 19 dan 2 guru MA Mansyaul Ulum. Hasil-hasil tersebut berhasil membuat para juri merasa kagum dengan kreativitas siswa, sehingga sempat sulit untuk menentukan pemenangnya. Akan tetapi, setelah penghitungan skor dapat ditemukan 3 pemenang utama, yaitu kelompok 6, kelompok 4, dan kelompok 1.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan pemberian cinderamata kepada MA Mansyaul Ulum atas ketersediaannya menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan kegiatan pelatihan. Diharapkan pelatihan ini dapat bermanfaat bagi siswa MA Mansyaul Ulum dalam membangun produknya sendiri.


