Kwanyar, 03 Desember 2025 – Upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah terus digalakkan. Halaman dan area strategis SDI Al Aziziyah Morombuh Kwanyar kini dilengkapi dengan plang edukasi informatif mengenai waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai secara alami. Kegiatan pemasangan plang ini merupakan inisiatif yang berhasil diselenggarakan oleh anggota Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersama para siswa.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan, mendorong praktik pengurangan dan pemilahan sampah yang lebih bertanggung jawab, memberikan edukasi visual yang mudah diingat tentang durasi terurai sampah.
Di tengah meningkatnya volume limbah dan isu pencemaran, kegiatan ini mengajak siswa untuk berinteraksi langsung dengan informasi faktual. Setiap plang menampilkan jenis-jenis sampah umum, seperti botol plastik, kertas, sisa makanan, dan popok, beserta estimasi waktu yang diperlukan bagi sampah tersebut untuk benar-benar hilang dari alam (mulai dari hitungan hari hingga ratusan tahun).
Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi mengenai temuan yang tertera di plang. Mereka tampak terkejut saat mengetahui bahwa sampah plastik atau styrofoam membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Diskusi pun berlangsung hidup mengenai cara-cara praktis yang bisa mereka lakukan di sekolah maupun rumah untuk meminimalisasi sampah, seperti membawa botol minum sendiri atau memilah sampah organik.
Banun Haidzir Amirul H, sebagai anggota KKNT UTM, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian penting dari edukasi lingkungan. “Kami ingin siswa tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga mengerti mengapa memilah sampah itu krusial. Plang-plang ini berfungsi sebagai pengingat visual harian akan jejak lingkungan yang kita tinggalkan. Edukasi ini adalah solusi konkret untuk membentuk mindset peduli lingkungan sejak dini,” ungkap Banun Haidzir Amirul H.
Kepala SDI Al Aziziyah Morombuh Kwanyar, Ibu Ummu Kulsum, S.Pd.I., Gr., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang sangat aplikatif ini. Beliau menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya harus terjadi di kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan lingkungan sekitar.
“Kami sangat bangga melihat semangat siswa dalam menyerap informasi ini. Kami berharap, dengan adanya plang edukasi ini, para siswa dapat menjadi agen perubahan di rumah dan komunitas mereka, yang mampu mengajarkan pentingnya membuang sampah secara bijak. Ini adalah cara kami membentuk karakter yang peduli bumi dan bertanggung jawab,” jelas Ibu Ummu Kulsum.
Dengan adanya plang edukasi terurainya sampah ini, diharapkan lingkungan SDI Al Aziziyah Morombuh Kwanyar semakin bersih, dan para siswa dapat terus menerapkan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan di mana pun mereka berada.


