kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Mahasiswa KKN UTM Produksi Video Promosi Ikan Koi di Desa Jabung Blitar: Pelajari Perawatan hingga Wawancara Langsung di Kolam Milik Warga

Blitar, 12 Juli 2025 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang ditempatkan di Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, melaksanakan salah satu program kerja unggulan bertajuk Pembuatan Video Promosi Ikan Koi. Program ini bertujuan untuk menggali, mendokumentasikan, dan mempromosikan potensi lokal budidaya ikan koi yang selama ini menjadi salah satu sektor unggulan di desa tersebut.

Sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan, tim KKN melakukan kunjungan resmi ke rumah Kepala Desa Jabung. Di lokasi tersebut, mahasiswa disambut oleh Mas Pandu, salah satu tokoh muda sekaligus penanggung jawab utama dalam pengelolaan budidaya ikan koi di desa. Mas Pandu selama ini dikenal aktif membina para peternak lokal dan turut memasarkan ikan koi Jabung ke pasar yang lebih luas, baik dalam maupun luar daerah.

Dalam sesi pertemuan tersebut, mahasiswa tidak hanya berdiskusi secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pelatihan langsung mengenai cara membersihkan akuarium ikan koi secara rutin dan profesional. Kegiatan dimulai dengan penjelasan singkat mengenai pentingnya menjaga kualitas air sebagai elemen vital dalam budidaya koi. Mas Pandu menjelaskan bahwa sisa pakan dan kotoran ikan yang menumpuk dapat menyebabkan naiknya kadar amonia di dalam air, yang berbahaya bagi kesehatan ikan.

“Kualitas air adalah segalanya dalam budidaya koi. Koi adalah ikan yang sensitif. Maka dari itu, menjaga filter tetap bersih dan memastikan sistem aerasi berjalan optimal adalah hal yang wajib dilakukan setiap hari,” ungkap Mas Pandu sembari memperagakan proses pembersihan filter, penyifonan dasar akuarium, dan pengecekan suhu serta pH air.

Setelah sesi edukasi di rumah Kepala Desa, tim KKN melanjutkan kegiatan ke lokasi lapangan, yakni kolam ikan koi yang berada di tengah area persawahan milik salah satu warga. Kolam ini menjadi lokasi utama untuk pengambilan video dokumenter dan wawancara langsung dengan peternak. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyusunan video promosi yang bertujuan memperkenalkan potensi perikanan koi Desa Jabung kepada khalayak lebih luas, termasuk investor dan wisatawan.

Setibanya di lokasi, mahasiswa terlebih dahulu melakukan survei singkat terhadap tata letak kolam, jenis ikan koi yang dibudidayakan, serta sistem pemeliharaan yang digunakan oleh peternak. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara kepada pemilik kolam yang membagikan pengalamannya selama bertahun-tahun dalam membudidayakan ikan koi, tantangan yang dihadapi selama musim kemarau dan musim hujan, serta strategi pemasaran ikan koi ke luar daerah.

“Paling susah itu saat musim hujan, air jadi keruh dan penyakit ikan lebih mudah muncul. Tapi sejak ada pembinaan rutin dari Mas Pandu, kami jadi tahu cara ngatasinya,” ujar salah satu peternak.

Selain wawancara, tim juga merekam berbagai aktivitas di kolam mulai dari pemberian pakan ikan, interaksi antara peternak dan ikan koi, hingga keindahan warna-warni koi saat berenang di permukaan air. Aktivitas ini sekaligus menjadi konten utama dalam video promosi yang sedang disusun oleh tim KKN, yang rencananya akan dibagikan melalui platform digital desa dan media sosial.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari warga setempat karena dinilai mampu memberikan ruang promosi yang selama ini belum maksimal. Melalui pendekatan berbasis media dan kreativitas mahasiswa, potensi koi Desa Jabung diharapkan dapat dikenal lebih luas, membuka akses pasar yang lebih besar, serta menarik minat pengunjung maupun pelaku usaha di bidang akuakultur.

Sebagai penutup, koordinator program menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memenuhi tugas akademik, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mengangkat potensi desa.

“Harapannya, video promosi ini bisa menjadi sarana digital yang memperkuat identitas Desa Jabung sebagai sentra ikan koi, sekaligus menumbuhkan kebanggaan lokal dan peluang ekonomi baru bagi warga,” ujar Koordinator Tim KKN Desa Jabung.

Dengan berakhirnya kegiatan di kolam, tim KKN melanjutkan ke tahap pascaproduksi berupa pengolahan hasil video, penyusunan narasi promosi, serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah desa untuk distribusi konten. Program ini menjadi bukti sinergi positif antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat dalam membangun potensi desa melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img