kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Warga Bangkalan Temukan Ratusan Amunisi Kaliber Besar Terkubur di Halaman Rumah

Penemuan mengejutkan terjadi di Kampung Pedeng, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Sejumlah pekerja bangunan yang tengah menggali tanah untuk keperluan pembuatan septictank di belakang rumah milik Tasmin, seorang warga setempat, tanpa sengaja menemukan benda mencurigakan yang kemudian diketahui sebagai peluru tajam berkaliber besar.

Peluru-peluru tersebut tertanam cukup dalam dan dalam jumlah banyak. Warga yang khawatir akan potensi bahaya dari temuan tersebut segera melaporkan ke pihak kepolisian. Tak butuh waktu lama, aparat dari Polsek Socah turun ke lokasi dan turut membantu proses evakuasi peluru dari dalam tanah.

Hingga Minggu siang (17 Juli 2011), proses penggalian telah berhasil mengangkat sekitar 800 butir peluru kaliber 12,7 mm. Semakin digali, jumlah peluru yang ditemukan terus bertambah, mengisyaratkan bahwa lokasi tersebut kemungkinan merupakan tempat penyimpanan lama atau bekas peninggalan sejarah militer.

Peluru Berkarat Tapi Tetap Aktif

Romijan, seorang personel dari Arsenal Pangkalan TNI AL Batu Poron Bangkalan yang ikut turun ke lokasi, menjelaskan bahwa meskipun peluru-peluru tersebut dalam kondisi berkarat dan tidak layak pakai (apkir), kandungan mesiu di dalamnya masih sangat berpotensi aktif dan berbahaya. Ia bahkan sempat membuktikan hal itu dengan membuka salah satu proyektil dan menyalakan serbuk mesiunya menggunakan korek api. Hasilnya, mesiu langsung menyala dan membuat warga sekitar panik.

Menurut analisa awal, amunisi ini kemungkinan besar merupakan peninggalan dari era Perang Dunia II dan dulunya digunakan sebagai peluru senapan mesin berat yang bahkan mampu menjatuhkan kendaraan lapis baja hingga pesawat tempur.

Lokasi Dijaga, Warga Tetap Nekat Mendekat

Petugas kepolisian akhirnya memasang garis pengaman (police line) dan melanjutkan penggalian dengan hati-hati untuk mencegah ledakan. Seluruh peluru yang ditemukan akan diamankan ke Mapolres Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan kemungkinan pemusnahan secara prosedural.

Meski lokasi telah diberi batas pengaman, antusiasme warga justru melonjak. Puluhan orang datang untuk menyaksikan langsung proses evakuasi, bahkan sebagian di antaranya nekat mendekati titik galian dan mengabaikan larangan petugas.

Menanti Jawaban Sejarah

Penemuan ini bukan hanya mengundang rasa penasaran warga, tapi juga membuka pertanyaan baru: mengapa ratusan peluru dengan kaliber tinggi bisa tertanam di pekarangan rumah warga biasa? Apakah ada jejak sejarah militer di wilayah tersebut yang belum terungkap?

Pihak berwenang menyatakan akan terus menyelidiki asal muasal peluru-peluru tersebut, serta menggali kemungkinan bahwa masih ada amunisi lain yang terkubur di sekitar lokasi.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img