BANGKALAN – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Smart Box 2025 telah berhasil menyelenggarakan kegiatan pengabdian di SDN Jungayar 01. Penyampaian materi Smart Box ini ditujukan untuk mendukung proses pembelajaran siswa.
Kegiatan dimulai dengan pemberian materi kepada siswa kelas 4 dan kelas 5 pada Kamis, 21 Agustus 2025. Selanjutnya, tim melanjutkan program dengan menyampaikan materi yang sama kepada siswa kelas 3 pada Senin, 25 Agustus 2025.
Secara keseluruhan, kegiatan penyampaian materi Smart Box di SDN Jungayar 01 dilaksanakan dalam dua tahap terpisah pada bulan Agustus 2025.
Kegiatan PKM-PM Smart Box mendapat sambutan yang sangat antusias dari seluruh siswa SDN Junganyar 01. Siswa-siswi SDN Jungayar 01 tampak ceria dan bersemangat dalam mengikuti setiap sesi penyampaian materi Smart Box.
Antusiasme ini terlihat dari banyaknya pertanyaan interaktif yang diajukan oleh para siswa kepada Tim PKM-PM Smart Box.
Respons positif ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dan menarik bagi siswa, sehingga tujuan untuk mendukung proses pembelajaran yang interaktif dapat tercapai dengan baik.
Smart Box merupakan sebuah inovasi alat bantu ajar yang dirancang khusus untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Alat ini memanfaatkan pendekatan yang lebih visual dan interaktif, berbeda dengan metode ceramah konvensional.
Melalui penggunaan alat ini, siswa diajak untuk terlibat aktif dalam eksplorasi konsep-konsep materi, menjadikan pengalaman belajar lebih menyenangkan dan berkesan. Keberhasilan penyampaian materi ini didukung oleh persiapan matang dan simulasi yang telah dilakukan oleh Tim PKM-PM sebelumnya.
Dampak dari program ini tidak hanya dirasakan saat kegiatan berlangsung, tetapi diharapkan dapat berlanjut dalam jangka panjang.
Pihak sekolah mengapresiasi upaya Tim PKM-PM dalam menghadirkan metode belajar yang baru dan menyegarkan. Mereka berharap inovasi Smart Box dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah sebagai salah satu sumber belajar alternatif yang efektif.
Untuk memastikan keberlanjutan program, tim PKM-PM Smart Box juga memberikan panduan penggunaan alat kepada guru-guru kelas agar dapat memanfaatkannya secara mandiri di masa mendatang.
Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan PKM-PM Smart Box di SDN Jungayar 01 merupakan sebuah capaian yang sukses dan membanggakan bagi Tim PKM-PM.
Keberhasilan ini tidak hanya di ukur dari lancarnya penyelenggaraan, tetapi juga dari peningkatan minat belajar serta pemahaman siswa.
Diharapkan program ini dapat menjadi model bagi kegiatan pengabdian masyarakat lainnya, serta memicu munculnya inovasi-inovasi pembelajaran baru yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era modern.


