Pojoksuramadu.com, Jakarta, 10 April 2025 – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Kementerian Kesehatan ternyata tidak hanya menyasar masyarakat biasa. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono turut mengantre layaknya warga biasa saat memantau pelaksanaan CKG di Puskesmas Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis pagi ini.
Yang mengejutkan, Dante mengungkapkan bahwa hipertensi dan diabetes mendominasi temuan penyakit dalam program ini sejak diluncurkan Februari lalu. Namun, bukan hanya itu—ia juga menemukan fakta bahwa banyak peserta tidak menyadari kondisi kesehatannya hingga ikut pemeriksaan ini.
“Banyak yang kaget saat tahu tensinya tinggi atau gula darahnya di atas normal. Padahal, sebelumnya merasa sehat-sehat saja,” ujar Dante, yang rela antre sejak pukul 09.23 WIB tanpa perlakuan khusus.

Uniknya, meski sebagai pejabat, Dante menjalani prosedur layaknya peserta biasa. Ia mengambil nomor antrean, mendaftar, lalu menjalani serangkaian tes di ruang tertutup—tanpa peliputan media yang mendetail.
“Saya ingin merasakan langsung bagaimana pengalaman masyarakat. Ternyata, antreannya cukup panjang, tapi ini penting untuk deteksi dini,” tuturnya.
Dante menekankan, program CKG bukan sekadar pemeriksaan biasa. “Ini seperti radar kesehatan. Banyak kasus bisa ditangani lebih awal sebelum parah,” jelasnya.
Baca juga : 6 Kasus Heboh di Awal Pemerintahan Prabowo yang Mengguncang Indonesia
Beberapa temuan lain yang mencolok antara lain:
- Masalah gigi yang sering diabaikan
- Kolesterol tinggi pada usia produktif
- Gangguan penglihatan yang tidak terdiagnosis
Akan Diperluas ke Seluruh Indonesia
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Dante berencana memperluas CKG ke daerah-daerah terpencil. “Kesehatan harus merata, bukan hanya untuk mereka yang dekat dengan fasilitas kesehatan,” tegasnya.


