Bangkalan – Tren bisnis kafe semakin menjamur di berbagai kota, termasuk di Bangkalan. Namun, tidak semua kafe mampu bertahan dan memiliki ciri khas yang membekas di hati pengunjung. Di tengah persaingan tersebut, Palenggien Cafe hadir membawa konsep unik yang berhasil mencuri perhatian.
Berada di Jalan Kapten Syafiri Gang VIII No. 19, kafe ini menempati lokasi strategis di pusat kota. Meski demikian, atmosfernya jauh dari hiruk pikuk dan bising kendaraan. Nuansa tenang dan nyaman langsung terasa sejak kaki melangkah masuk ke area kafe yang mengusung konsep garden semi-rumahan.
Konsep Rumahan yang Bikin Betah
Sang pemilik, Iffatur Nyssa Putri, menjelaskan bahwa konsep santai dan homey menjadi daya tarik utama kafe ini. “Saya ingin pengunjung merasa seperti sedang bersantai di rumah sendiri. Suasananya dibuat senyaman mungkin untuk semua kalangan, dari anak-anak sampai dewasa,” ujarnya.
Tidak heran jika banyak pengunjung yang betah berlama-lama nongkrong di tempat ini, baik sekadar menyeruput kopi, berdiskusi santai, hingga mengerjakan tugas.
Sentuhan Budaya Madura yang Kental
Keunikan Palenggien Cafe tidak berhenti di konsep desainnya saja. Yang membedakan dari kafe-kafe lain di Bangkalan adalah keberanian menyisipkan unsur budaya lokal Madura ke dalam interior dan suasana kafe.
Beberapa dinding dihiasi pantun-pantun khas Madura, membawa suasana nostalgia sekaligus menjadi pengingat identitas lokal. “Saya sengaja menghadirkan elemen budaya Madura agar kita tidak melupakan akar kita sendiri. Budaya itu harus selalu dihidupkan, termasuk lewat tempat tongkrongan seperti ini,” tambah Nyssa.
Harga Bersahabat, Suasana Berkelas
Selain nyaman dan kental akan nuansa lokal, menu di Palenggien Cafe juga ramah di kantong. Pilihan makanan dan minuman cukup beragam, namun tetap terjangkau, sehingga cocok untuk pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda.
Dengan kombinasi harga yang bersahabat, lokasi yang strategis, dan konsep yang berbeda dari kafe kebanyakan, Palenggien Cafe pun perlahan menjelma menjadi salah satu spot nongkrong favorit warga Bangkalan.
Penutup
Palenggien Cafe bukan sekadar tempat minum kopi, tapi juga ruang untuk melepas penat, merasakan suasana rumah, sekaligus mencintai kembali budaya lokal. Sebuah tempat yang patut dikunjungi, apalagi jika kamu ingin merasakan suasana Bangkalan dari sisi yang lebih santai dan berbudaya.


