Home Hiburan Palenggien Cafe, Tempat Nongkrong Unik Kental Dengan Budaya Madura

Palenggien Cafe, Tempat Nongkrong Unik Kental Dengan Budaya Madura

SHARE

pojoksuramadu.com, Bangkalan – Saat ini bisnis cafe memang banyak digandrungi masyarakat, Namun, untuk terus mempertahankannya, butuh usaha yang keras agar bisa bertahan lama. Seperti misalnya, Palenggien Cafe, sebuah cafe dengan perpaduan ala ‘garden’ semi rumahan yang dikonsep cukup unik sehingga membuat betah siapapun yang mengunjunginya.

Cafe yang beralamat di Jalan Kapten Syafiri Gang VIII No. 19 ini berada di pusat kota, namun agak jauh dari kebisingan polusi udara. Hal inilah yang membuat cafe ini terbilang ramai dikunjungi setiap harinya.

Baca Juga:  Peta Sebaran Covid-19 Meningkat, Tim Gugus Tugas Jatim Sisir Tempat Keramaian di Beberapa Titik di Surabaya

Iffatur Nyssa Putri pemilik cafe menuturukan, cafe tersebut memang dikonsep agar terlihat lebih santai, namun tidak menghilangkan kesan sebagai tempat tongkrongan mulai dari anak SD hingga dewasa.

“Saya memang mengonsep cafe ini agar nyaman dan suasana bener-bener mereka berada di rumah sendiri, jadinya nyaman. Dan juga tempat seperti ini masih cukup jarang di Bangkalan,”tuturnya.

Tak hanya itu cafe ini sangat kental dengan budaya khas madura. Dia mengungkapkan cafe yang sudah rintis selama kurang lebih 1 tahun tersebut memang sengaja di setting sedemikian rupa dengan maksud mengingatkan pengunjung dengan budaya asli madura.

Baca Juga:  Merayakan Kreativitas dan Keragaman di Festival Sinema Australia Indonesia

“Ya, saya memang memasang beberapa pantun khas Madura ini supaya temen-temen yang datang ke tempat ini kembali diingatkan oleh budaya asli kita sendiri,” ungkapnya.

Memang layak ditunggu, bagaimana kiprah Palenggien Cafe kedepan. Ditambah menu yang terbilang murah membuat kantong dijamin tidak akan bolong Jadi, tidak salah memang jika palenggien cafe menjadi salah satu tempat tongkrongan favorit di Kota Bangkalan. (One)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here