Pojoksuramadu.com – Dalam dunia otomotif, nama Toyota Prius hampir selalu muncul sebagai simbol awal dari kendaraan ramah lingkungan. Mobil ini dikenal luas sebagai pionir mobil hybrid yang diproduksi massal dan berhasil mengubah arah industri otomotif global.
Toyota memperkenalkan Prius pertama kali di Jepang pada 1997, dan langsung mendapat sambutan luas. Dalam waktu singkat, mobil ini mulai dijual di berbagai dealer Toyota di seluruh penjuru Jepang. Dua tahun kemudian, Prius menembus pasar internasional, termasuk Amerika Serikat dan lebih dari 80 negara lainnya.
Dari Eksperimen Menuju Kejayaan Penjualan
Toyota Prius memang bukan hanya sekadar eksperimen teknologi ramah lingkungan. Pada tahun 2008, Toyota mencatat angka penjualan Prius menembus 1 juta unit, dan hanya dua tahun berselang, angkanya melonjak menjadi 2 juta unit secara global. Ini menjadikannya sebagai salah satu sedan hybrid paling sukses dalam sejarah.
Evolusi Prius: Dari Generasi ke Generasi
- Generasi Pertama (1997) menjadi pelopor kendaraan hybrid dengan efisiensi bahan bakar yang mengesankan untuk ukuran zamannya.
- Generasi Kedua (2003) membawa inovasi besar seperti penggunaan kompresor AC elektrik penuh (all-electric)—yang saat itu merupakan terobosan teknologi.
- Generasi Ketiga (2009) hadir dengan kapasitas mesin yang lebih besar (1.800 cc) dan peningkatan efisiensi bahan bakar, bahkan sanggup menempuh sekitar 38 km per liter.
- Generasi Keempat (2015) tampil lebih modern, dengan pusat gravitasi yang lebih rendah dan efisiensi bahan bakar yang meningkat hingga 40,8 km per liter dalam uji coba.
Hadirnya Prius PHEV: Langkah Menuju Mobilitas Listrik
Pada tahun 2012, Toyota memperkenalkan varian Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Mobil ini memperluas fungsi hybrid tradisional dengan kemampuan pengisian baterai dari sumber listrik eksternal, mirip seperti mobil listrik murni (BEV). Pengguna pun bisa memilih untuk berkendara dalam mode full electric, tanpa bantuan mesin bensin.
Teknologi PHEV ini melengkapi jajaran elektrifikasi Toyota, yang mencakup HEV (Hybrid Electric Vehicle), BEV (Battery Electric Vehicle), dan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle). Ini merupakan wujud nyata dari komitmen Toyota dalam menciptakan mobilitas yang lebih bersih dan efisien di masa depan.


