kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Pembinaan Generasi PEKA (Peduli, Edukatif, Kreatif, dan Aplikatif) Melalui program kreativitas mading kelas dan edukasi pengolahan sampah di Lingkungan MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan

PAMEKASAN – Kerjasama Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen bersama mahasiswa MBKM KKNT (Kuliah Kerja Nyata Tematik) Membangun Desa Universitas Trunojoyo Madura telah melaksanakan program kerja dengan tema “Pembinaan Generasi PEKA (Peduli, Edukatif, Kreatif, dan Aplikatif) Melalui program kreativitas mading kelas dan edukasi pengolahan sampah di Lingkungan MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan”.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi siswa maupun pihak sekolah.

Kreativitas Mading Kelas

Salah satu fokus dari adanya program ini adalah melalui mading kelas dan edukasi pengelolahan sampah bagi seluruh siswa di MI Nurul Ulum II. Program ini bertujuan menumbuhkan karakter peduli lingkungan, menumbuhkan semangat literasi dan juga kreativitas siswa, serta menanamkan nilai-nilai edukatif sejak dini.

Melalui mading kelas dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan ide, menulis karya, dan berbagi informasi menarik yang dapat bermanfaat bagi teman-teman sekelasnya. Melalui program ini, masing-masing kelas di MI Nurul Ulum II diarahkan untuk memiliki mading yang berisi hasil karya siswa.

Salah satu contoh pengisian mading yaitu pada tanggal 22 Oktober 2025 siswa diminta untuk mengumpulkan sampah plastik yang didapatkan dari hasil jajanan mereka sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk membuat kolase sampah yang kemudian akan dipajang pada mading kelas.

Dengan adanya program mading kelas ini, diharapkan seluruh siswa MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan sadar bahwa mading bukanlah sekadar papan informasi saja melainkan ruang pembelajaran yang dapat menumbuhkan karakter dan semangat berkarya di usia dini.

Edukasi Pengolahan Sampah (Pembuatan Ecoprint, Papan Jadwal Piket, Hiasan di Depan Kelas)

Saat ini permasalahan sampah menjadi salah satu tantangan besar yang di hadapi oleh masyarakat. Sampah seringkali tidak dikelola dengan baik dan mengakibatkan lingkungan tercemar.

Dalam rangka membentuk generasi muda yang peduli lingkungan, dilaksanakan juga program edukasi pengelolahan sampah di Lingkungan MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan.

Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini dengan mengajarkan siswa cara memilah, mengelola dan memanfaatkan sampah dengan baik. Dalam program tersebut yang dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober 2025, mahasiswa melakukan sosialisasi kepada siswa tentang perbedaan sampah organik, anorganik, dan limbah B3 beserta contohnya dengan tujuan agar siswa dapat memilah sampah dengan baik.

Pada kegiatan ini, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, namun juga langsung mempraktikkan cara membuang dan mengelola sampah dengan benar. Maka dari itu, penting untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pengelolahan sampah terutama pada siswa sekolah dasar.

Melalui kegiatan edukasi ini, siswa dapat memahami pentingnya memilah, mengelola sampah dengan baik, dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat sehingga di masa depan mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Siswa tidak hanya di ajak untuk berkarya melalui pengisian mading, namun melalui edukasi pengelolahan sampah diharapkan siswa juga dapat memanfaatkan barang-barang bekas untuk dijadikan suatu karya yang lebih bermanfaat seperti pembuatan ecoprint, papan jadwal piket kelas, dan hiasan di depan kelas.

1. Ecoprint

Dalam rangka menumbuhkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, mahasiswa KKNT Universitas Trunojoyo Madura memperkenalkan program kerja ecoprint kepada siswa MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan.

Melalui program ini yang dilaksanakan pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2025, para siswa diajak membuat taplak meja dengan memanfaatkan bahan alami berupa daun dan bunga. Ecoprint merupakan teknik mencetak motif daun, bunga, atau batang tanaman ke permukaan kain secara alami.

Hasil karya berupa taplak meja ecoprint dapat dimanfaatkan untuk memperindah ruang kelas sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan estetik.

Dalam pelaksanaannya, siswa diminta untuk mengumpulkan berbagai jenis daun atau bunga kemudian menatanya di atas kain dan memukulnya hingga meninggalkan warna serta bentuk alami dan memperoleh hasil yang sangat menarik pada karyanya yang menggambarkan keindahan alam sekitar.

Kegiatan Ecoprint ini tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan siswa, namun juga menumbuhkan rasa bangga terhadap karya sendiri.

Melalui program ini, diharapkan siswa dapat memahami bahwa menjaga lingkungan tidak hanya tentang membuang sampah pada tempatnya, namun juga bagaimana memanfaatkan alam dengan cara yang baik.

Selain menjadi hasil yang indah, program ini menjadi bentuk pembelajaran yang menyenangkan karena siswa dapat belajar sambil berkreasi dengan bahan-bahan dari alam.

2. Papan jadwal piket

Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa, mahasiswa KKNT bersama siswa MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan membuat papan jadwal piket kelas dengan memanfaatkan stik dan triplek bekas dari sekolah sebagai alas dari papan jadwal piket tersebut.

Melalui jadwal piket kelas ini, setiap siswa memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan kelas sesuai dengan  hari yang telah ditentukan dan juga agar siswa terbiasa menjaga kebersihan ruang kelas secara bergantian.

Program ini dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti stik es krim. Program ini dapat memberikan edukasi tentang pemanfaatan barang bekas menjadi karya yang lebih berguna.

Papan jadwal piket yang dibuat tampak menarik dan penuh warna. Setiap siswa memiliki peran masing-masing untuk menjaga kebersihan kelas setiap harinya. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa tanggung jawab, kerja sama, dan disiplin dalam menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dan nyaman.

3. Hiasan di depan kelas

Dalam upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, mahasiswa KKNT bersama siswa MI Nurul Ulum II Teja Barat Pamekasan melaksanakan program pembuatan hiasan di depan kelas dari botol bekas yang ada di sekolah dan juga sedotan yang dilaksanakan pada tanggal 24 September 2025.

Program ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kreatif yang memadukan unsur edukasi, seni, dan kepedulian terhadap pengelolahan sampah plastik.

Botol bekas dan sedotan yang biasanya dibuang begitu saja, kini disulap menjadi hiasan yang menarik sehingga dapat memberikan peran penting tenang pentingnya mengurangi limbah plastik di lingkungan sekolah.

Melalui program ini mahasiswa KKNT berharap siswa dapat memahami bahwa barang bekas bisa memiliki nilai baru apabila diolah dengan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img