BANGKALAN – Himpunan Mahasiswa Bangkalan (HIMABA) resmi melantik dan mengukuhkan pengurus baru dengan tajuk “Rekontruksi arah gerak HIMABA menuju Bangkalan progresif” yang diselenggarakan di Pendopo Agung Bangkalan pada Kamis (9/01), pukul 10.00-12.00 WIB
Sebanyak 100 orang lebih pengurus baru dikukuhkan dengan tretan Muhammad Amin Ma’mun atau yang akrab disapa Imunk dilantik sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Bangkalan.
Pembacaan surat keputusan (SK) dilakukan oleh demisioner Sekretaris Umum HIMABA 2024-2025 Tretan Siti Nur Jannah, disusul prosesi bai’at dipimpin langsung oleh demisioner Ketua Umum HIMABA priode 2024-2025 Tretan Masykur.
Prosesi sakral tersebut turut disaksikan oleh berbagai unsur mulai dari Pejabat Daerah, dan Senior Himpunan Mahasiswa Bangkalan. Selain itu juga dihadiri oleh ketua organisasi eksternal Cabang Bangkalan serta tamu dari Ketua Umum Organisasi Daerah se-Kabupaten Bangkalan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HIMABA terpilih menyampaikan refleksi mendalam mengenai peran HIMABA sebagai wadah perjuangan mahasiswa Bangkalan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan organisasi, tetapi juga pada penjagaan identitas dan budaya daerah di tengah arus globalisasi:
“HIMABA hadir bukan hanya sebagai wadah organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai penjaga identitas dan budaya Bangkalan di tengah derasnya arus globalisasi.
Sebagai mahasiswa Bangkalan, kita mewarisi nilai-nilai luhur budaya Madura: bhâpa’, bhâbhu’, ghuru, rato, nilai kesopanan, keberanian, kejujuran, dan solidaritas. Budaya ini bukan untuk ditinggalkan, melainkan untuk dijadikan pondasi dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
Saya berharap kepengurusan HIMABA ke depan mampu menjadikan budaya sebagai ruh gerakan organisasi. Budaya tidak hanya ditampilkan dalam bentuk seni dan tradisi, tetapi juga diwujudkan dalam etika berorganisasi, cara berkomunikasi, serta kepedulian terhadap masyarakat Bangkalan”.
Pidato tersebut semakin menguatkan Pelestarian Identitas Budaya, HIMABA diposisikan sebagai penjaga identitas dan budaya Bangkalan, yang menunjukkan komitmen untuk merawat kearifan lokal di tengah arus globalisasi.
Rangkaian acara disusun sistematis mulai dari pembukaan Penampilan pencak silat, tilawah Al-Qur’an, prosesi simbolis, laporan ketua pelaksana, pembacaan SK, prosesi bai’at, sambutan-sambutan (Ketua Umum terpilih 2025-2006, Demisioner Ketua Umum 2024-2025, Perwakilan Bupati Kabupaten Bangkalan) dan penutupan. Acara berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga pukul 12.24 WIB.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Himpunan Mahasiswa Bangkalan dapat membawa arah perubahan selaras dengan semangat perjuangan. Para pengurus baru dituntut untuk mampu menerjemahkan nilai perjuangan tersebut ke dalam program-program yang berdampak nyata bagi Daerah dan masyarakat.


