Penerapan Teknik Tanam Jajar Legowo Dalam Mendukung Swasembada Pangan Di Kelompok Tani Tunas Satu

Penyuluhan pertanian tentang Penerapan Teknik Tanam Jajar Legowo dalam Mendukung Swasembada Pangan di Kelompok Tani Tunas Satu, Desa Telang Kraton, Kecamatan Kamal,Kabupaten Bangkalan, Rabu, 1 April 2026 tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Telang dan mahasiswa Prodi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura melakukan kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan sistem tanam jajar legowo serta mendukung peningkatan produksi padi untuk swasembada pangan.

Kegiatan ini melibatkan ketua koordinator BPP Kamal Bapak Supriyadi, S.P., dengan anggota tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Telang yaitu Bu Ummi Zulaicho, A.Md., dan Bapak Heru Widi Hartanto, S.P., Ketua Kelompok Tani Tunas Satu Bapak Hj. Ahmad, beserta anggota Kelompok Tani Tunas Satu, serta beberapa perwakilan Mahasiswa Prodi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura yang sedang melakukan MBKM Riset Kerjasama UBB-UTM yaitu Riski Aysah Putri, Dhea Aprilliya Zaliyanti, Davarendra Febrian Adi Putra, dan Akhmad Junaidi.

Kegiatan ini diawali dengan sesi edukasi mengenai teknik tanam yang disampaikan olehTim PPL Ibu Ummi meliputi pemilihan benih, pengolahan tanam, penanaman, pemeliharaan, dan panen. Pemilihan benih dapat menggunakan benih yang bersertifikat dan berkualitas unggul, salah satu yang dapat digunakan adalah Inpari 32. Selanjutnya dijelaskan mengenai tahap pengolahan tanah yang baik, seperti pembajakan, pemberian bahan organik, penggaruan, dan perataan lahan agar siap tanam. Materi juga mencakup teknik tanam jajar legowo dengan pengaturan jarak tanam yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Selain itu, disampaikan mengenai tahapan pemeliharaan tanaman yang meliputi penyulaman, penyiangan gulma, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit secara tepat. Pada tahap akhir, anggota kelompok tani diberikan pemahaman mengenai waktu dan teknik panen yang baik agar hasil produksi padi dapat optimal. Para petani terlihat antusias mengikuti kegiatan, yang ditunjukkan dengan keaktifan dalam bertanya dan berdiskusi.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan mencontohkan praktik tentang teknik menyemai benih padi menggunakan nampan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pembagian benih padi varietas Inpari 32 secara gratis kepada anggota Kelompok Tani Tunas Satu. Melalui kegiatan ini, petani tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam penerapan teknik budidaya padi yang lebih efektif dan efisien. Diharapkan penerapan sistem jajar legowo serta pengelolaan budidaya yang tepat dapat meningkatkan hasil produksi padi serta mendukung tercapainya swasembada pangan di wilayah Desa Telang.

Kegiatan berjalan lancar dan mendapat respon positif dari anggota Kelompok Tani TunasSatu. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di Desa Telang.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img