kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Danyon Kopassus Mayor Inf Rizal Dwijayanto, Lanjutkan Jejak Putra Bangkalan di Pasukan Elite AD

BANGKALAN – Tidak banyak yang tahu bahwa salah satu prajurit terbaik di tubuh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ternyata berasal dari Kabupaten Bangkalan. Dia adalah Mayor Inf Rizal Dwijayanto, sosok yang kini dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 21 Grup 2 Sandi Yudha Kopassus, pasukan elite kebanggaan TNI AD.

Mayor Rizal resmi menggantikan Mayor Inf Supri Siswanto dalam upacara serah terima jabatan yang digelar pada Rabu (19/10/2022) di Lapangan Bhirawa Yudha, Markas Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Upacara ini dipimpin langsung oleh Komandan Grup 2 Kopassus, Kolonel Inf Sabdono Budi Wiryanto.

Jejak Prestasi Putra Bangkalan di Kopassus

Mayor Rizal menjadi putra daerah ketiga dari Bangkalan yang mencatatkan nama di jajaran elite Kopassus, setelah Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya dan Mayjen TNI Farid Makruf. Rizal mengaku merasa bangga bisa menjadi bagian dari pasukan elite yang dikenal memiliki kemampuan bertempur di tiga medan: darat, laut, dan udara.

“Menjadi prajurit Kopassus adalah kehormatan besar. Kami kerap terlibat dalam misi-misi khusus yang membutuhkan keahlian tempur tingkat tinggi,” ujar Rizal dalam wawancaranya, Jumat (21/10/2022).

Lulusan Akademi Militer tahun 2006 ini diketahui menempuh pendidikan khusus Kopassus selama hampir satu tahun, dengan lima bulan tahap pra-komando dan tujuh bulan pelatihan inti. Ketahanan fisik dan mental yang dibentuk selama masa pendidikan inilah yang menjadi bekal utama dalam setiap misi operasi.

Perjalanan Karier yang Gemilang

Rizal memulai kariernya di Kopassus sebagai Komandan Peleton (Danton). Tak lama kemudian, ia dipercaya menjadi Ajudan (ADC) Danjen Kopassus, Letjen TNI H Lodewijk Freidrich Paulus, selama dua tahun (2010–2012).

Alumni SMA Negeri 1 Bangkalan angkatan 2003 ini juga pernah bertugas di Papua pada tahun 2012–2013. Setelah kembali ke Jawa, ia mengemban berbagai posisi penting, mulai dari Perwira Seksi Operasi Batalyon 21, Kepala Seksi Intelijen Grup 2 Kopassus, hingga Perwira Intelijen di Markas Besar Kopassus Cijantung.

Puncak pencapaian akademiknya tercermin dari prestasinya di Sekolah Staf dan Komando TNI AD (Seskoad) tahun 2020, di mana ia lulus dengan peringkat keempat nasional.

Bangkalan Patut Berbangga

Dengan pencapaian Mayor Rizal Dwijayanto, Bangkalan kembali mencatatkan nama di kancah militer nasional. Tak hanya menjadi inspirasi bagi generasi muda Madura, kehadirannya juga menunjukkan bahwa anak daerah memiliki peluang besar untuk berprestasi di tingkat nasional, bahkan di unit militer paling bergengsi seperti Kopassus.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img