Home Opini Jalan Umum Kota Bangkalan Yang Masih Kurang Perhatian

Jalan Umum Kota Bangkalan Yang Masih Kurang Perhatian

SHARE
Sejumlah siswa di Kabupaten Bangkalan sedang memperbaiki jalan, Foto:Istimewa

Oleh: Nabilah Fakhirah Putri
Jurusan Akutansi Universitas Muhammadiyah Malang

Sejumlah jalan di Kabupaten Bangkalan, Madura , Jawa Timur banyak yang mengalami kerusakan. Masyarakat bangkalan di tuntut bersabar berhadapan dengan jalan rusak. Di akibatkan tahun ini tidak ada penanganan perbaikan jalan di kabupaten. Di sebab kan oleh tidak adanya anggaran yang berimbas pada refocusing, padahal kondisi jalan sepanjang 131,750 kilometer sudah semakin rusak berat.

Jalan merupakan kebutuhan manusia yang sangatlah penting karena untuk melakukan aktivitas sehari hari. Jalan sendiri akses menuju tempat yang akan di tuju dan jalan merupakan fasilitas transportasi yang sangat penting bagi masyarakat. Sudah dari sekian lama ingin diadakannya perbaikan jalan namun sampai saat ini belum ada pihak dari pekerjaan umum yang datang untuk memperbaiki jalan umum tersebut.

Pemerintah secepatnya segara mendiskusikan atau mengurus untuk memperbaiki jalan yang rusak karena warga sudah sering kali mengeluhkan permasalahan kondisi kerusakan jalan tersebut yang begitu sangat membahayakan ketika seperti sekarang yang sedang mengalami musim hujan. Warga pun sudah tidak tahan dengan kondisi jalan rusak yang sudah cukup lama.

Warga khawatir terhadap kondisi tersebut jika berlarut – larut seperti ini akan memberi dampak resiko kecelakaan lalu lintas. Masalah seperti ini sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat yang sedang berkendara meski sampai saat ini belum terjadi kecelakaan fatal yang mengakibatkan kerusakan jalur.

Baca Juga:  Mengawal Kedaulatan NKRI dari Kaltara

Kondisi tersebut tentunya juga akan mengganggu kenyamanan dan membahayakan pengguna jalan yang sedang melawati jalan tersebut.

Seringkali terjadi adanya pengendara motor yang mengalami kecelakan akibat jalan yang rusak dan berlubang. Pada saat pengendara motor itu melintas dengan kecepatan yang tinggi bisa menimbulkan resiko berupa motor terperosok dan mengalami kecelakaan.

Beberapa keadaan dari korban kecelakaan itu meskipun bukan termasuk dalam kecelakaan yang fatal tetapi pada pergelangan tangan yang mengalami luka ringan seperti lecet di di siku.
Masyarakat yang melintas di jalan tersebut juga sering kali mengalami kejadian yang salah satunya sedang membawa beras dan mengakibatkan beras tersebut berceceran di jalan.

Pada saat melintas sering kali masyarakat yang membawa beras lebih sari satu karung di sebabkan oleh berawal dari musim hujan yang membuat masyarkat yang sedang membawa beras tidak menyadari adanya lubang besar atau kerusakan yang cukup dalam yang mengakibatkan masyarakat tersebut melakukan banting setir. Sehingga warga berinisiatif untuk memasang tong di jalan sebagai penanda lubang tersebut.

Baca Juga:  Skandal Bellezza di Kasus Korupsi Dana PI PT WUS

Tidak hanya pada tubuh manusia,sepeda motor pun turut merasakan dampaknya seperti, pecah ban, velg penyok hingga suspensi patah yang mengakibatkan menghantam lubang di jalan. Jika tidak ingin mengalami hal tersebut memang ada solusi yaitu menghindar. Tapi apakah kondisi sekitar cukup aman untuk melakukan manuver dalam waktu yang sangat singkat?

Jika manuver menghindar dari lubang tidak di lakukan dengan baik resikonya bisa bertabrakan dengan kendaraan lain. Hanya dalam kondisi aman bagi pengendara belok atau menghindar setelah kita mampu melihat sekitar bahwa tidak ada bahaya dari sisi lain.

Masyarakat hanya ingin yang terbaik dan ingin lancar dalam perjalanan. Peran pemerintah dalam mengatasi masalah ini sangatlah penting dan pemerintah harus cepat – cepat bertindak untuk memperbaiki dan menjaga. Setelah pemerintah telah melakukan perbaikan jalan kita sebagai masyarakat harus bisa mendukung dan menjaga jangan sampai rusak kembali. Dan semoga kedepannya jalan ini bisa cepat di perbaiki untuk kenyamanan bersama.

Semua isi dalam tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here