kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

KKN Desa Planggiran Berakhir Meriah dengan Pagelaran Pentas Tarian Tradisional Madura

BANGKALAN -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 10 dari Universitas Negeri Trunojoyo Madura telah resmi menuntaskan rangkaian kegiatan pengabdian di desa Planggiran yang menjadi lokasi program tahun ini. Penutupan KKN yang berlangsung pada hari Rabu, 16 Juli 2025 menandai berakhirnya masa bakti para mahasiswa yang telah berkontribusi selama 3 minggu dalam berbagai bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.Acara penutupan ini dihadiri oleh kepala desa Bapak Ghufron Wibowo, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta KKN kelompok 10. Antusiasme dan rasa syukur tergambar jelas di wajah seluruh undangan, menandakan suksesnya kolaborasi antara pihak kampus dan masyarakat selama acara penutupan berlangsung.

Dalam sambutannya, perwakilan kepala desa Bapak Muniri menegaskan bahwa pengalaman KKN diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat dan menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah serta menyampaikan apresiasi atas inovasi, semangat, dan kontribusi mahasiswa yang dinilai membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa memberi warna baru bagi kami. Banyak program kerja yang nyata dampaknya, baik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi kreatif warga. Kami berharap silaturahmi dan kerjasama ini dapat terus terjalin ke depannya,” ungkap wakil Kepala Desa dengan penuh semangat.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan dari mahasiswa KKN kepada pemerintah Desa Planggiran. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Koordinator KKN Naval Dwi Afif, diiringi tepuk tangan meriah dari para hadirin. Penutupan KKN ini ditandai dengan penyerahan cinderamata bentuk penghargaan dan dokumentasi hasil kerja mahasiswa sebagai simbolisasi berakhirnya program, sekaligus sebagai pengingat akan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat luas. Setelah rangkaian acara formal selesai, suasana berubah hangat dengan dimulainya acara non formal.

Usai rangkaian formal, suasana berubah menjadi lebih santai dan penuh kegembiraan dengan digelarnya berbagai penampilan seni dari adik-adik desa Planggiran. Kegembiraan dan kebanggaan terpancar dari wajah para peserta maupun penonton.

Baca juga : Edukasi Dini untuk Generasi Anti-Perundungan: Aksi KKN 10 UTM di SDN Planggiran 1 dan 2

1. Musikalisasi Puisi

Panggung pentas dibuka dengan penampilan musikalisasi puisi oleh perwakilan siswa SD setempat. Puisi bertemakan “Lentera Ilmu” diiringi musik sederhana, berhasil membius para hadirin. Penampilan ini mengangkat pesan tentang ilmu pengetahuan sebagai cahaya penerang yang membimbing manusia dalam kehidupan dan pendidikan.

2. Musikalisasi Tari Perempuan dan Laki-Laki

Tak kalah menarik, prosesi dilanjutkan dengan musikalisasi tari yang dibawakan oleh kelompok tari perempuan dan laki-laki anak-anak desa. Dengan balutan busana tradisional khas Madura, baju marlena dan sakera mereka menampilkan gerak tari penuh semangat yang menggambarkan kearifan lokal serta kebersamaan antar generasi. Musik pengiring yang dinamis mengajak semua untuk turut bertepuk tangan, menambah semarak suasana malam itu.

3. Pembagian Hadiah Lomba Kreativitas

Selain penampilan seni, momen yang juga paling ditunggu anak-anak desa adalah pembagian hadiah hasil lomba kreativitas dan olahraga yang telah diselenggarakan sebelumnya. Satu persatu para pemenang dipanggil ke depan panggung untuk menerima penghargaan berupa hadiah. Keceriaan dan senyum sumringah menghiasi wajah para juara dan orang tua mereka yang mendampingi.

4. Penampilan Para Panitia dan Persembahan Perpisahan

Menuju penghujung acara, panitia KKN turut memeriahkan malam penutupan dengan menampilkan tari dan beberapa persembahan perpisahan. Panitia dan adik-adik serta orang tuanya ikut menyayikan lagu-lagu bertemakan persahabatan dan perpisahan terdengar mengalun syahdu, menyiratkan pesan kebersamaan yang telah terjalin erat selama masa KKN canda dan tangis haru tersirat dalam malam tersebut. Tak jarang, suasana jadi emosional ketika mahasiswa dan warga saling bertukar ucapan terima kasih dan harapan agar tali silaturahmi tetap terjaga.

Penutup: Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan

Acara penutupan ditutup dengan foto dan makan bersama adik adik yang menampilkan tari dan musikalisasi puisi dan juga para pemenang, anggota KKN 10 Universitas Trunojoyo Madura juga melakukan foto bersama sebagai kenangan, seperti foto bersama bapak Kepala Desa Planggiran dan foto bersama Kepala Dusun dimasing-masing dusun, juga sesi foto bersama warga setempat. Anggota melakukan makan bersama setelah acara selesai sedangkan sesi makan adik-adik pemenang lomba dan tim anggota tari dan musikaliasi makan setelah sesi foto.

Doa bersama yang dipimpin tokoh agama desa, sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKN. Mahasiswa, perangkat desa, dan warga saling bersalaman dan berfoto bersama sebagai simbol akhir kebersamaan dalam program ini. Meski kegiatan telah berakhir, namun semangat pengabdian dan kerjasama yang terbangun selama KKN diyakini akan menjadi kenangan yang abadi, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat Desa Planggiran. Banyak warga berharap, kehadiran para mahasiswa dapat menjadi inspirasi generasi muda setempat untuk terus belajar dan berkarya demi kemajuan desa.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img