POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Personil Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan memiliki kreatifitas tersendiri dalam melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19, salah satunya dengan video parodi serial film ‘Layangan Putus’, untuk penerimaan polri TA 2022.
Video berdurasi 4 menit 5 detik yang diperagakan Aipda Faried Eko Tirtana dan Bripka Vicky Hartinanda Muin itu mendapatkan sanjungan dari beragam kalangan di Bangkalan. Lewat aktingnya yang ciamik dan memukau, dua punggawa polres Bangkalan yang bertugas di Bagian SDM ini menyampaikan pesan jika penerimaan Polri TA 2022 tak dipungut biaya sepeserpun.
Antusias masyarakat juga nampak saat memberikan respon terhadap video yang juga diunggah di akun Instagram @wecarebangkalanmadura per siang hari ini, Selasa (25/01/2022). Video itu bahkan meraup 2.626 kali tayangan. Tak hanya itu saja, di Kanal Youtube pribadi milik Bripa Vicky Hartinanda Muin, video parodi ini pun berhasil di tonton di atas 500 kali.
Kabag SDM Polres Bangkalan, Kompol Hartanta mengaku jika Ide kreatif ini pun rupanya bermula dai film serie ‘Layangan Putus’ yang banyak digemari masyarakat saat ini. Apalagi, menurut mantan Kapolsek Geger ini dengan mengadopsi mini seri ‘Layangan Putus’ yang sedang viral di masyarakat, ditambah dengan konsep dan acting yang bagus bisa menghasilkan karya yang luar biasa.
“Kita punya banyak talenta talenta luar biasa. Yang jika benar benar dikonsep dengan rapi dan baik, bisa menghasilkan karya yang memukau. Dan itu, yang saat ini kami lakukan. Mini seri ‘Layangan Putus’ ini kan sedang viral di tengah tengah masyarakat Indonesia. Animo nya sangat tinggi. Oleh karena itu, disini saya melihat peluang dan kita adopsi dan kita racik menggunakan kearifan lokal Bahasa Madura,” terang Kompol Hartanta.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai maksud dan tujuan parodi ini, Kompol Hartanta menjelaskan jika masyarakat Bangkalan harus paham dan mengerti bahwa penerimaan Polri tidak dipungut biaya sama sekali.
“Tujuan kami membuat parodi ini adalah saya mengajak masyarakat Bangkalan untuk tidak ragu-ragu ketika mendaftarkan putra putri nya untuk menjadi anggota Polri. Polri bersikap transparan dengan prinsip BETAH yang kita kedepankan yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Kunci utamanya adalah banyak latihan, berdoa dan berusaha melakukan yang terbaik. Kami tidak mengenal KKN dan juga penerimaan polri ini tidak menerima biaya satu rupiah pun. Gratis,” tutup perwira berpangkat melati satu di pundak tersebut seraya tersenyum.