Pojoksuramadu.com, Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) Kelompok 30 melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di SDN Somalang, Desa Somalang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Sosialisasi ini diikuti oleh siswa-siswi SDN Somalang dengan antusias. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.


Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN UTM Kelompok 30 juga mengajak siswa untuk mengikuti sesi studi kasus sederhana mengenai tindakan bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diajak berdiskusi untuk membedakan perilaku yang termasuk bullying dan perilaku yang mencerminkan sikap saling menghormati.
Pendekatan tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta mengikuti permainan edukatif yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN.
Interaksi yang terjalin membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan mendorong siswa untuk lebih berani menyampaikan pengalaman maupun pendapat mereka mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.
Melalui sosialisasi ini, Mahasiswa KKN UTM Kelompok 30 berharap nilai-nilai saling menghargai, empati, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah.
Dengan adanya kerja sama antara pihak sekolah, guru, siswa, dan mahasiswa KKN, diharapkan SDN Somalang dapat menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung terciptanya karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan bebas dari perilaku perundungan.


