Pamekasan – Warga Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, mengikuti kegiatan sosialisasi bertema “Potensi dan Nilai Tambah Produk dari Tulang Ikan (Kerupuk Tulkan)” pada hari Sabtu, 5 Juli 2025, pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan bertempat di Kantor Kecamatan Batumarmar.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk olahan bernilai ekonomi, yakni kerupuk tulkan (tulang ikan). Tulang ikan merupakan hasil samping dari kegiatan pengolahan ikan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pesisir Desa Tamberu.

“Biasanya tulang ikan cuma dibuang atau dijadikan sebagai pakan bebek,” ujar Ramlah (42), salah satu pedagang bakso ikan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang sedang menjalankan program pengabdian kepada masyarakat memperkenalkan tulang ikan sebagai bahan baku potensial yang kaya akan kalsium dan dapat diolah menjadi kerupuk renyah bernilai jual tinggi. Selain pemaparan materi mengenai kandungan gizi dan peluang pasar, peserta juga diperkenalkan secara langsung pada teknik dasar pembuatan kerupuk tulkan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Tamberu, Bapak Wahyu Subono (50), yang menyambut baik inisiatif mahasiswa dalam menggali potensi lokal. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka selama sesi diskusi seputar peluang usaha rumahan berbasis hasil olahan laut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tamberu dapat melihat peluang baru dalam pemanfaatan hasil samping perikanan serta mampu meningkatkan perekonomian lokal melalui inovasi pangan yang berlandaskan kearifan lokal.


