kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Menjadi Kerupuk Tulkan di Desa Tamberu

Pamekasan – Warga Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, mengikuti kegiatan sosialisasi bertema “Potensi dan Nilai Tambah Produk dari Tulang Ikan (Kerupuk Tulkan)” pada hari Sabtu, 5 Juli 2025, pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan bertempat di Kantor Kecamatan Batumarmar.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk olahan bernilai ekonomi, yakni kerupuk tulkan (tulang ikan). Tulang ikan merupakan hasil samping dari kegiatan pengolahan ikan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pesisir Desa Tamberu.

Dokumentasi Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan (PDD KKN 36 UTM)
Dokumentasi Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan (PDD KKN 36 UTM)

“Biasanya tulang ikan cuma dibuang atau dijadikan sebagai pakan bebek,” ujar Ramlah (42), salah satu pedagang bakso ikan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang sedang menjalankan program pengabdian kepada masyarakat memperkenalkan tulang ikan sebagai bahan baku potensial yang kaya akan kalsium dan dapat diolah menjadi kerupuk renyah bernilai jual tinggi. Selain pemaparan materi mengenai kandungan gizi dan peluang pasar, peserta juga diperkenalkan secara langsung pada teknik dasar pembuatan kerupuk tulkan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Tamberu, Bapak Wahyu Subono (50), yang menyambut baik inisiatif mahasiswa dalam menggali potensi lokal. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka selama sesi diskusi seputar peluang usaha rumahan berbasis hasil olahan laut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tamberu dapat melihat peluang baru dalam pemanfaatan hasil samping perikanan serta mampu meningkatkan perekonomian lokal melalui inovasi pangan yang berlandaskan kearifan lokal.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img