Kwanyar, 13 November 2025 – Ruang kelas SDI Al Aziziyah Morombuh Kwanyar dipenuhi semangat literasi dalam kegiatan pelatihan menulis cerpen. Acara ini sukses diselenggarakan oleh anggota Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersama para siswa. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan minat menulis, mengasah keterampilan bercerita, dan meningkatkan kecintaan siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Di tengah gempuran konten digital, kegiatan ini mengajak siswa untuk kembali merenungkan dan mendokumentasikan kekayaan budaya melalui medium cerita pendek. Peserta diajarkan teknik dasar penulisan, mulai dari pembangunan karakter, alur, hingga pemilihan diksi, dengan fokus khusus pada bagaimana memasukkan unsur-unsur budaya secara menarik dan otentik ke dalam narasi.
Para siswa menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Mereka aktif dalam sesi brainstorming ide cerita bertema tradisi, legenda, dan kearifan lokal. Diskusi pun berlangsung hidup mengenai cara terbaik untuk menghidupkan karakter yang mewakili sosok-sosok penting dalam sejarah atau mitologi daerah.
Qurotul Ainiyah, sebagai anggota KKNT UTM, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari program peningkatan literasi budaya. “Kami ingin siswa tidak hanya menjadi konsumen budaya, tetapi juga produsen cerita yang mampu menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya mereka kepada dunia. Menulis cerpen adalah jembatan yang kuat untuk itu,” ungkap Qurotul Ainiyah.
Kepala SDI Al Aziziyah Morombuh Kwanyar, Ibu Ummu Kulsum, S.Pd.I., Gr., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Beliau menekankan pentingnya menyeimbangkan kecerdasan akademis dengan kecerdasan kreatif dan budaya.
“Kami sangat bangga melihat semangat siswa dalam mengolah kata. Kami berharap pelatihan ini menjadi awal bagi lahirnya penulis-penulis muda yang karyanya kelak dapat melestarikan dan membanggakan budaya kita. Ini adalah cara kami membentuk karakter yang cinta tanah air dan kreatif sejak dini,” jelas Ibu Ummu Kulsum.
Dengan bekal keterampilan baru ini, diharapkan para siswa SDI Al Aziziyah Morombuh Kwanyar dapat terus berkarya dan menjadikan budaya sebagai inspirasi tak terbatas dalam setiap cerita yang mereka tulis.


