Pojoksuramadu.com, SURABAYA – Semangat dan kerja keras atlet UKM Pagar Nusa Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) kembali membuahkan hasil. Sebanyak 11 atlet berhasil naik podium dalam ajang Airlangga Pagar Nusa National Cup 2026 yang digelar di GOR Universitas Airlangga, Surabaya, pada 28–29 Agustus 2026.
Dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut, kontingen UKM Pagar Nusa UTM sukses mengoleksi tiga gelar Juara I, empat gelar Juara II, dan empat gelar Juara III dari kategori seni dan tanding tingkat dewasa.
Capaian tersebut menjadi hasil dari proses latihan dan persiapan yang dilakukan para atlet di tengah kesibukan mereka sebagai mahasiswa.
Pada kategori Juara I, prestasi diraih oleh Tsaqif Ahsanudiin pada nomor Seni Tunggal Bebas Dewasa, Mayfillah Danty Hidayah pada Tanding Kelas Under Dewasa, serta Layyinatul Aliya pada Tanding Kelas D Dewasa.
Kemudian, empat atlet berhasil meraih Juara II, yakni Liyanatul Ulya pada Tanding Kelas B Dewasa, Syifaul Latifatun Nur Rohmah pada Tanding Kelas C Dewasa, Aditya Putra Pratama pada Tanding Kelas D Dewasa, serta Hendika Putra pada Tanding Kelas E Dewasa.
Sementara empat gelar Juara III diraih oleh M. Alif Nasikin pada kategori Seni Tunggal Dewasa, Masyithotul Ayyuni pada Tanding Kelas A Dewasa, Ahmad Yusril Ghufron pada Tanding Kelas B Dewasa, serta Ahmad Fajrul Falakh pada Tanding Kelas C Dewasa.
Pembina UKM Pagar Nusa UTM, Dr. Badrud Tamam, S.Si., M.Pd., menyebut capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan para atlet dalam menjalani proses latihan dan pembinaan.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih para atlet tidak dapat dilepaskan dari kedisiplinan dan komitmen selama mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.
“Prestasi ini tentu bukan hasil yang instan. Ada proses latihan dan perjuangan panjang yang telah dilalui para atlet. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras mereka hingga mampu memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
Dr. Badrud Tamam berharap capaian tersebut tidak membuat para atlet cepat merasa puas. Ia mendorong seluruh anggota UKM Pagar Nusa UTM untuk menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.
“Menjadi juara adalah sebuah kebanggaan, tetapi mempertahankan semangat belajar dan terus meningkatkan kemampuan merupakan hal yang jauh lebih penting,” katanya.
Ketua Umum UKM Pagar Nusa UTM, Muhammad Hanif, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari perjuangan bersama seluruh elemen di dalam organisasi.
Menurutnya, para atlet harus menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan, terutama dalam membagi waktu antara kewajiban akademik dan latihan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih teman-teman. Di balik 11 gelar juara ini, ada proses latihan, pengorbanan waktu, rasa lelah, dan komitmen yang mereka jalani,” ujar Hanif.
Ia menilai pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UKM Pagar Nusa UTM, tetapi juga membawa nama baik Universitas Trunojoyo Madura dalam kejuaraan tingkat nasional.
Hanif berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi di berbagai bidang.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota dan mahasiswa lainnya bahwa proses yang dijalani dengan disiplin, kerja keras, dan keyakinan akan memberikan hasil,” pungkasnya.
Ke depan, UKM Pagar Nusa UTM berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet agar mampu bersaing serta mengukir prestasi pada berbagai kejuaraan.
Prestasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UKM Pagar Nusa UTM dalam melestarikan pencak silat serta menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, persaudaraan, dan semangat pantang menyerah di kalangan generasi muda.
Sholat, Sholawat, Silat!


