Bangkalan, 3 November 2025 — Seorang pedagang di perempatan Tangkel, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, mengeluhkan kenaikan pajak warungnya yang melonjak drastis hingga 700 persen. Pedagang bernama Ida itu mengaku kaget setelah menerima tagihan pajak baru yang dikirim pada Senin siang (3/11/2025).
Menurut Ida, besaran pajak yang harus dibayarnya naik dari semula Rp25 ribu menjadi Rp200 ribu.
“Selama 9 tahu saya disini, biasanya cuma bayar dua puluh lima ribu, sekarang tiba-tiba jadi dua ratus ribu. Saya merasa keberatan,” ujar Ibu Ida.
Ida mengatakan, warung kecilnya penghasilan hariannya tidak menentu dan kadang kala sepi. Kenaikan pajak sebesar itu, katanya, cukup memberatkan pedagang kecil seperti dirinya.
“Kalau naik jadi 50 ribu mungkin masih bisa saya terima, tapi ini naiknya sampai tujuh kali lipat. Kami pedagang kecil merasa tidak adil,” tambahnya.
@pojok.suramadu Mbak Ida Keluhkan Pajak Warung di Perempatan Tangkel Naik 700 Persen Bangkalan, 3 November 2025 — Seorang pedagang di perempatan Tangkel, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, mengeluhkan kenaikan pajak warungnya yang melonjak drastis hingga 700 persen. Pedagang bernama Ida itu mengaku kaget setelah menerima tagihan pajak baru yang dikirim pada Senin siang (3/11/2025). Menurut Ida, besaran pajak yang harus dibayarnya naik dari semula Rp25 ribu menjadi Rp200 ribu. “Selama 9 tahu saya disini, biasanya cuma bayar dua puluh lima ribu, sekarang tiba-tiba jadi dua ratus ribu. Saya merasa keberatan,” ujar Ibu Ida. Ida mengatakan, warung kecilnya penghasilan hariannya tidak menentu dan kadang kala sepi. Kenaikan pajak sebesar itu, katanya, cukup memberatkan pedagang kecil seperti dirinya. “Kalau naik jadi 50 ribu mungkin masih bisa saya terima, tapi ini naiknya sampai tujuh kali lipat. Kami pedagang kecil merasa tidak adil,” tambahnya. #pojoksuramadu #jawatimur #bangkalan #bangkalanmadura #jatim #jawatimur ♬ suara asli – Pojok Suramadu


