POJOKSURAMADU.COM – Di era digital seperti sekarang, penyebaran informasi terjadi sangat cepat. Sayangnya, tidak semua berita yang beredar di internet bisa dipercaya. Fenomena fake news atau kabar bohong sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyesatkan opini publik. Berita semacam ini sengaja dibuat dengan tujuan memanipulasi pikiran pembaca agar mempercayai informasi palsu yang disajikan.
Biasanya, pelaku penyebar hoaks menargetkan kelompok masyarakat tertentu agar terpengaruh, sehingga mereka kesulitan membedakan antara berita asli dan palsu. Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa lebih cerdas dalam memilah informasi?
Berikut adalah 6 langkah mudah menghindari berita palsu dan mengenali situs berita yang kredibel, sebagaimana dikutip dari techboomers.com.
1. Telusuri Sumber Berita Aslinya
Langkah pertama adalah memeriksa sumber informasi. Jika sebuah artikel tidak mencantumkan sumber yang jelas atau kutipan resmi, besar kemungkinan berita tersebut tidak dapat dipercaya. Situs yang kredibel selalu menyertakan referensi dan data yang mendukung isi tulisannya.
2. Lihat Artikel Lain di Situs Tersebut
Website penyebar hoaks sering kali dipenuhi iklan yang mencurigakan, judul sensasional, dan artikel yang tidak masuk akal. Jika mayoritas konten di situs tersebut terlihat meragukan, maka sebaiknya kamu hindari.
3. Bandingkan dengan Situs Berita Lain
Jika kamu menemukan berita yang terdengar aneh atau mengejutkan, cobalah cari informasi serupa di situs berita ternama seperti Kompas, Detik, atau Tempo. Jika hanya satu situs yang memberitakan, bisa jadi informasi tersebut belum terverifikasi atau memang tidak benar.
4. Perhatikan Ciri-Ciri Tulisan Tidak Profesional
Tulisan yang dipenuhi huruf kapital, tanda seru berlebihan, atau kesalahan ejaan biasanya berasal dari penulis yang tidak berkompeten. Situs berita yang sah umumnya memiliki standar penulisan yang rapi dan profesional.
5. Cek Halaman “Tentang Kami”
Situs berita terpercaya selalu menyediakan halaman About Us atau Tentang Kami untuk menjelaskan visi dan kredibilitas medianya. Jika kamu kesulitan menemukan informasi siapa yang mengelola situs tersebut, maka kamu patut curiga.
6. Periksa Keaslian Gambar
Gambar yang dimanipulasi atau dicomot dari sumber lain tanpa konteks dapat menjadi indikator berita palsu. Gunakan fitur pencarian gambar Google untuk mengecek apakah foto tersebut pernah digunakan di situs lain dengan informasi berbeda.
Kesimpulan
Kewaspadaan digital sangat penting di tengah derasnya arus informasi. Mengenali ciri-ciri situs berita palsu bisa menyelamatkan kamu dari jebakan hoaks dan disinformasi. Jangan mudah percaya dengan berita yang viral tanpa verifikasi. Jadilah pembaca cerdas yang selalu mengecek ulang fakta sebelum menyebarkan informasi!


