Home Pendidikan Disdik Bangkalan Kembali Perpanjang Masa Libur Sekolah

Disdik Bangkalan Kembali Perpanjang Masa Libur Sekolah

SHARE
Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Bambang Budi Mustika saat ditemui dikantornya (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM Bangkalan – Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Madura,Jawa Timur kembali perpanjang masa libur sekolah. Langkah itu diambil mengingat terus meningkat signifikan peta sebaran virus corona di sejumlah daerah termasuk di Kabupaten Dzikir dan Shalawat.

Perpanjangan masa libu sekolah itu merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia Nomor 4 tahun 2020 tanggal 24 maret 2020 dan Surat Edaran Bupati Bangkalan Nomor:800/974/433.032/2020 tanggal 24 maret 2020.

Kepala dinas Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika menjelaskan, bahwa keputusan perpanjangan libur sekolah itu diambil untuk menghindari penyebaran virus corona. Virus itu saat ini terus meningkat dan masif, sehingga siswa diliburkan dan belajar dari rumah.

Baca Juga:  Warga Socah Terkonfirmasi Positif, Jumlah Pasien Covid-19 di Bangkalan Jadi 13 Orang

“Keputusan perpanjangan diambil untuk pencegahan penyebaran covid-19 yang belum mereda. Hingga kini siswa sekolah dan tenaga pendidik belum bisa masuk, mereka harus bekerja dan belajar dari rumah, sampai menunggu dengan regulasi selanjutnya,” terang dia, Selasa (7/4/2020).

Disdik yang sebelumnya beberapa waktu lalu perpanjang masa libur sekolah hingga tanggal 6 April, harus diperpanjang lagi hingga 21 April mendatang. Hal itu karena wabah virus corona terus meluas dan signifikan.

“Menunggu regulasi selanjutnya sistem belajar secara daring, melalui website atau aplikasi seperti ruang guru dan rumah belajar yang kini sudah dapat diakses secara gratis dapat membantu proses belajar secara maksimal,” katanya.

Baca Juga:  1.940 Anggota BPD Dilantik Bupati, Besaran Honor Antar Desa Tak Sama

Ia juga menghimbau kepada guru agar tidak memberikan tugas kepada siswa yang memberatkan. Oleh sebab itu, guru diberi tugas tambahan yaitu mensosialisasikan pencegahan virus corona seperti rajin cuci tangan dan hidup bersih.

“Untuk memberi motivasi kepada murid, serta memberikan pelajar pengetahuan tentang yang berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), yang dirasa tidak memberatkan,” ungkap dia. (ruf/wid)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here