Pojoksuramadu.com – Bangkalan, 1 September 2025 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangkalan menyampaikan sikap tegas terkait dinamika aksi Cipayung yang berlangsung pada 1 September 2025. Aksi yang sejatinya merupakan hasil konsolidasi bersama, justru dinodai dengan adanya penambahan tuntutan yang tidak pernah dibicarakan dalam forum konsolidasi akbar sebelumnya.
Sebagai bagian dari organisasi yang menjunjung tinggi prinsip kolektifitas, konsistensi, dan disiplin perjuangan, GMNI Bangkalan menarik massa dari barisan aksi. Hal ini dilakukan karena dua tuntutan tambahan yang dimunculkan di luar kesepakatan awal dinilai sebagai bentuk ketidakjujuran dan tidak sehat dalam tradisi gerakan mahasiswa.
Bagi GMNI, konsolidasi adalah ruang demokratis untuk menyatukan pikiran dan merumuskan arah gerakan. Keputusan bersama harus dijaga, bukan justru dikhianati dengan agenda sepihak yang tidak sesuai dengan hasil konsolidasi. Perjuangan mahasiswa tidak boleh dipenuhi dengan praktik oportunistik yang justru melemahkan persatuan gerakan.
Dengan demikian, GMNI Bangkalan menegaskan:
- Menolak segala bentuk penambahan tuntutan di luar hasil konsolidasi akbar.
- Menyatakan sikap menarik massa dari barisan aksi sebagai bentuk konsistensi terhadap kesepakatan awal.
- Mengajak seluruh organisasi mahasiswa untuk kembali mengedepankan disiplin gerakan, menjaga integritas perjuangan, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan kelompok.
GMNI Bangkalan percaya bahwa persatuan gerakan mahasiswa hanya dapat terwujud melalui sikap konsisten terhadap hasil konsolidasi, bukan melalui manipulasi isu demi kepentingan tertentu.
GMNI Jaya!!! Marhaen Menang!!! Bangkalan, 1 September 2025 Dewan Pimpinan Cabang GMNI Bangkalan


