Home Madura Kesiapan PPKM Berskala Mikro, Ini Kata Kapolda Jatim

Kesiapan PPKM Berskala Mikro, Ini Kata Kapolda Jatim

SHARE
Kapolda Jatim giat rakor kesiapan PPKM Berskala mikro, bertempat di Gedung Rupatama Mapolda Jatim, Foto:pojoksuramadu.com

POJOKSURAMADU.COM, Surabaya – Kesiapan PPKM berbasis mikro di Wilayah Jatim, Kapolda Jatim didampingi Wakapolda Jatim, giat rapat koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Secara Virtual. Selasa (9/2/2021).

Kegiatan yang dilakukan secara virtual tersebut, dihadiri PJU Polda Jatim, juga diikuti seluruh Kapolres jajaran. Terkait dengan data RT/RW, dan zonasi yang akan melaksanakan PPKM berskala mikro.

Disampaikan Kapolda Jatim, secara penuh mendukung upaya penekanan angka penyebaran covid-19 di Jatim. Dengan pemberlakuan PPKM berskala mikro, dan melakukan upaya pemetaan zonasi di daerah dengan skenario pengendaliannya.

Tak hanya itu, Kata Kapolda, juga melakukan optimalisasi Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang sudah terbantu sebanyak 3.449 yang sebelumnya hanya 2.906. Dan rencana minggu depan akan menambah 2.104 kampung tangguh.

Baca Juga:  Gempar Tuding Dispendukcapil Bangkalan Jadi Sarang Calo

“Jika dihitung dari jumlah Polres sebanyak 39, dalam satu minggu akan menambah 50 sampai dengan 100 KTS. Sehingga dalam satu minggu akan terbentuk 5.603 KTS di Jatim,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta.

Selain itu, data personil yang akan ditugaskan sesuai RT/RW, serta data pasien yang melaksanakan isolasi mandiri dan juga data alat testing di masing-masing posko.

Disebutkan, ada sembilan penekanan yang disampaikan oleh Kapolda Jatim saat pelaksanaan PPKM berskala mikro. Diantaranya.

Pertama, harus memperhatikan sisi Pre- emtif, Preventif, serta Kuratif. 2, Menentukan petugas yang mengawaki RT/RW. 3, Bentuk Posko yang berisi petugas gabungan TNI/ Polri maupun instansi terkait. 4, Melaksanakan operasi (Covid hunter) untuk mengawasi pasien yang isolasi mandiri (OTG).

Baca Juga:  Peletakan Batu Pertama Pembangunan GOR Bulu Tangkis, Ini Kata Kapolda Jatim

Dan, kelima, bagi daerah yang zonasinya masih merah, kuning dan orange, agar pedomi pelaksanaan ketentuan pengaturan pembatasan PPKM skala mikro.

Ke enam, pengembangan pengobatan yang dinilai hasilnya efektif untuk mengurangi angka penyebaran covid-19 untuk Treatment. 7, Pembuatan kampung tangguh sesuai dengan target yang telah ditentukan. 8, Kawal proses vaksinasi agar sesuai dengan target.

Dan yg terakhir, ke sembilan, kampung tangguh kedepannya akan menjadi garda terdepan dalam pengelolaan kamtibmas. (Holidy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here