Surabaya — Dalam rangka mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, Kelompok Kuliah Kerja Nyata 71 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menjalin kerja sama dengan Bank Sampah Induk (BSI) dalam pelaksanaan program edukasi dan pemanfaatan sampah di RW 04, Kelurahan Kendangsari, Surabaya.
Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 20 Juli 2025, bertempat di Posko LKMK Kendangsari mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri oleh anggota PKK RW 04.
Program ini menjadi salah satu fokus utama dari KKN 71 UPNVJT dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Dengan menggandeng Bank Sampah Induk sebagai mitra strategis, kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah, tetapi juga memperkenalkan sistem bank sampah yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Kegiatan ini terbagi dalam beberapa sesi, mulai dari sambutan Wakil Ketua KKN 71, Ketua RW 04 Kendangsari, dan Ketua PKK RW 04. Pemaparan materi selanjutnya dibawakan oleh perwakilan BSI, diskusi interaktif, hingga cara penyetoran sampah rumah tangga ke Bank Sampah Induk.
Narasumber dari BSI menyampaikan berbagai informasi penting mengenai cara kerja bank sampah, jenis-jenis sampah yang memiliki nilai jual, hingga proses administrasi sederhana yang memungkinkan warga menabung sampah layaknya menabung uang di bank.
Dalam sesi utama, perwakilan dari Bank Sampah Induk mengungkapkan harapannya agar masyarakat dapat memanfaatkan sistem bank sampah secara maksimal sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang bagus sebagai bentuk upaya awal untuk mengubah perilaku masyarakat dalam hal mengolah sampah. Maka caranya adalah dengan melakukan kegiatan edukasi melalui forum hari ini. Harapannya, semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini. Jadi nanti yang disampaikan pemateri memiliki sisi keberlanjutan di masyarakat,” ungkap Haizar, narasumber BSI.
Lebih lanjut, dijelaskan pula bagaimana bank sampah bisa menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Selain membantu menciptakan lingkungan yang bersih, kegiatan memilah dan menabung sampah juga bisa menambah penghasilan rumah tangga jika dilakukan secara konsisten.
RW 04 dapat membangun sistem pengelolaan sampah mandiri yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya selesai pada sesi edukasi semata, tetapi akan dilanjutkan dengan pendampingan teknis dan dukungan dari pihak terkait.
Sinergi antara KKN UPNVJT, Bank Sampah Induk, dan masyarakat RW 04 Kendangsari menjadi contoh nyata kolaborasi dalam membangun kesadaran dan aksi lingkungan yang berkelanjutan. Diharapkan, program ini bisa direplikasi di wilayah lain, membawa semangat “dari sampah menjadi berkah” ke lebih banyak komunitas.


