kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Serahkan Sertifikat Halal Reguler, Rektor Universitas Trunojoyo dan Wakil Bupati Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Bangkalan dan Madura

Bangkalan, 6 November 2025 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan sertifikasi halal di wilayah Madura. Hal ini ditandai dengan penyerahan sertifikat halal reguler kepada pelaku usaha yang digelar bersamaan dengan kegiatan pencanangan Zona Khas (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) serta penandatanganan kerja sama antara Universitas Trunojoyo Madura dan BPJPH mengenai pelaksanaan Lembaga Pelatihan Jaminan Produk Halal (LPJPH).

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 6 November 2025, di Aula Graha Utama lantai 10 kampus Universitas Trunojoyo Madura, Kabupaten Bangkalan, ini dihadiri oleh Rektor UTM, Wakil Bupati Bangkalan, perwakilan BPJPH deputi kemitraan dan standarisasi halal, serta sejumlah SPPG dan pelaku UMKM penerima sertifikat halal bidang makanan dan minuman.

8 pengusaha yang menerima sertifikat halal regular tersebut Adalah Kopi Faiq Tera’ Bulan , resto The Sky, Rumah makan Tera’Bulan, Al Bahar Madura Makmur, Warung Gang Amboina, AMDK Kepank , AMDK Bariklana dan AMDK REBBE

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Trunojoyo Madura menyampaikan bahwa sertifikasi halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar produk lokal.

Baca juga : Gali Potensi Wisata Alam Berbasis Budaya dan Syariah, Kelompok KKNT Bidang Halal Lakukan Susur Pantai Kwanyar Batah Timur

“Universitas Trunojoyo berkomitmen menjadi katalisator  pengembangan ekosistem halal di Madura. Di Universitas Trunojo Madura sudah siap dengan SDM, infrastruktr dan seluruh peralatannya. Termasuk di antaranya membentuk dan membangun halal lifestyle itmelalui pencanangan zona khas. Jadi nanti ada zona khas Madura misalnya. Jadi semua pelaku usaha di Madura harus terjamin kehalalannya melalui proses sertifikasi Lembaga halal yang dimiliki UTM. Tapi tentu tadi  ada ketentuannya ya, ada yang gratis ada yang berbiaya”

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan mengapresiasi langkah UTM dalam menyerahkan sertifikasi halal kepada pelaku usaha yang sudah mengurus sertifikat halalnya . Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh upaya percepatan sertifikasi halal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah berbasis nilai keislaman.

“Bangkalan hari ini telah menjadi salah satu daerah yang menonjol di bidang kulinernya. Banyak bermunculan usaha-usaha kuliner di Kabupaten Banggalan. Malahan ada salah satu  yang sangat terkenal ketika banyak pejabat atau orang yang ke Jawa Timur kalau belum ke Bangkalan belum sah kalau belum mampir ke bebek. Maka, sertifikat halal itu menjadi penting di dalamnya. Karena bagaimanapun juga sertifikasi halal terhadap sebuah produk  akan memunculkan kepercayaan kepada masyarakat. ” tuturnya.

Dengan penyerahan sertifikat halal reguler ini, Universitas Trunojoyo Madura dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap semakin banyak UMKM yang termotivasi untuk mensertifikasi produknya, sehingga Madura dapat menjadi salah satu pusat pengembangan ekosistem halal di Jawa Timur.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img