Home Sosial Tinjau Lokasi Tebing Longsor di Pamekasan, DPRD Jatim Dapil Madura Serahkan Bantuan

Tinjau Lokasi Tebing Longsor di Pamekasan, DPRD Jatim Dapil Madura Serahkan Bantuan

SHARE
DPRD Jatim Dapil Madura saat meninjau lokasi tebing longsor

POJOKSURAMADU.COM, Pamekasan – Rombongan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Dapil Madura menyerahkan bantuan sembako dan sejumlah uang tunai saat meninjau lokasi tebing longsor di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Senin (01/03).

Dari total 12 anggota DPRD Jatim, hanya lima orang yang datang ke lokasi lantaran lainnya sedang berhalangan. Mereka terdiri dari Gus Aliyadi Mustofa dan Nurfitriana Busyro Karim dari Fraksi PKB, Musyaffak Nur, Mahfud, dan Muhammad Asyari.

Kedatangan rombongan disambut hangat keluarga pesantren An-Nidhomiyah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan yang sudah berada di lokasi sejak peristiwa tebing longsor, Rabu (24/02) lalu.

Baca Juga:  Tertibkan Pengemudi Angkutan Umum, Dishub Sampang Lakukan Pendataan Plat Nomor

Juru bicara rombongan DPRD Jatim Dapil Madura, Aliyadi Mustofa, mengatakan, kedatangannya sebagai bentuk perhatian dari DRPD Jatim Dapil Madura kepada korban longsor. Pihaknya berjanji akan memperjuangkan pembangunan secara fisik pasca musibah itu.

“Kami DRPD Jatim bersepakat untuk memberikan solusi, jadi kami tidak hanya semata-mata datang lalu pulang. Ini akan jadi beban moral bagi kami untuk membantu apa yang kami bisa,” terangnya.

Pria yang juga sebagai Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur itu meminta agar masyarakat, khususnya pihak pesantren bisa mempersiapkan lahan jika relokasi tersebut terealisasi. Ia berharap kegiatan belajar mengajar di Pesantren An-Nidhomiyah bisa tetap berjalan di masa yang akan datang.

Baca Juga:  Banyak Kos Tak Berizin dan Tidak Diketahui Pemiliknya, Sekcam Kamal Sulit Pungut PBB

“Tentunya, tidak mungki semuanya kita bantu, hal ini menjadi PR bagi kita bersama,” ujar Gus Aliyadi

Sebelumnya, Lima orang santri putri meninggal dunia pada kejadian itu, dan dua santri lainnya luka-luka akibat tebing longsor yang menimpa asrama pesantren putri, Rabu dini hari, (24/02).

Diantara kelima santri yang meninggal dunia tersebut, tiga orang berasal dari Jember, Jawa Timur, satu orang dari Kabupaten Sampang, dan seorang lagi berasal dari Kabupaten Sumenep. Adapun 1 korban lainnya dirawat di rumah sakit. (Hasibuddin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here