Home Madura 2 Hari TPA Ditutup, Sampah Penuhi Kantor, DLH Belum Temukan Solusi

2 Hari TPA Ditutup, Sampah Penuhi Kantor, DLH Belum Temukan Solusi

SHARE
Truk bermuatan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan parkir di halaman kantor DLH setempat, (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Tak seperti biasanya, Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang asri kini tampak seperti terminal, pasalnya, puluhan truk penuh dengan sampah berjejer rapi dihalaman DLH menebarkan bau busuk yang menyengat, Senin (24/02/20).

Penyegelan TPA yang dilakukan oleh warga Desa Buluh, Kecamatan Sudah pada Jum’at (21/02/20) lalu membawa dampak yang cukup negatif bagi Kota Bangkalan. Sampah yang semula diangkut terjadwal ke TPA setiap pagi dibiarkan tetap menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tersebar di Kabupaten Bangkalan.

10 armada truck pengankut yang dimiliki DLH sudah tidak cukup untuk menampung sampah tersebut. Bahkan, kini truck yang mengangkut berton ton sampah itu terpaksa diparkir di Kantor DLH setempat lantaran tidak ada tempat pembuangan.

Baca Juga:  CPNS Dibuka, Bangkalan Butuh 198 Tenaga Guru

Persoalan sampah ini menjadi masalah serius, dimana pada Sabtu (22/02/20) kemarin memaksa Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron mendatangi lokasi TPA, dengan upaya meredam amarah warga agar TPA kembali dibuka, namun yang terjadi diluar dugaan, warga setempat tetap bersikukuh menutup tempat tersebut.

Ketua forum komunikasi pemuda Socah (FKPS) Oktavian mengatakan, pihaknya sudah muak dengan janji-janji pemerintah dalam menangani masalah TPA. “Sudah 15 tahun kami diberi janji-janji, sekarang kalau tidak ada langkah konkrit yang membawa kemaslahatan bersama, baik jangka pendek maupun jangka panjang, TPA tetap akan kami tutup,” katanya.

Dilain pihak, kepala DLH Bangakan Hadari enggan memberikan komentar terkait persoalan sampah yang memenuhi kantornya, belum adanya solusi terkait penyegelan TPA membuat mantan kepala Inspektorat tersebut lari terbirit-birit tak kala ingin diminta keterangan oleh rekan-rekan awak media di Bangkalan.

Baca Juga:  Syekh Muhammad bin Ismail Berkunjung Ke Kediaman Ra Latif

Sementara itu wakil Bupati Bangakalan Drs. Mohni menyampaikan, pihaknya berupaya keras mencari solusi untuk menyelesaikan masalah sampah. “Untuk sementara ya masih ditandon, karena belum ada solusi,” ucapnya.

Mohni menerangkan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Bangkalan terkait persoalan sampah tersebut. Menurutnya, persoalan sampah yang tengah dihadapi Bangkalan merupakan bencana sosial.

“Kami sudah rapatkan terus-menerus dengan sejumlah tokoh, harapan kami dengan komitmen dan kesepakan yang sudah dibicarakan bisa membuahkan hasil, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut,” pungkas Mohni. (zai/ah)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here