Home Daerah Kampanyekan Gemarikan, Nayla Baddrut Tamam: Untuk Cegah Stunting

Kampanyekan Gemarikan, Nayla Baddrut Tamam: Untuk Cegah Stunting

SHARE
Nayla Badrut Tamam saat kampanyekan gerakan makan ikan, (Foto:Pojoksuramadu.con)

POJOKSURAMADU.COM, Pamekasan – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jawa Timur dan Kabupaten Pamekasan gencar melakukan kampanye agar masyarakat selalu Gemar Makan Ikan (Gemarikan) untuk mencegah angka stunting di Pamekasan.

Selain melakukan kampanye, Forikan Jatim dan Kabupaten Pamekasan juga menyerahkan paket bantuan. Paket tersebut diserahkan kepada masyarakat di Pendopo Kecamatan Tlanakan.


Dalam laporannya, Ketua Forikan Kabupaten Pamekasan, Nayla Baddrut Tamam mengatakan, meskipun ditengah pandemi Covid 19, tidak mengurangi semangat dalam mengajak masyarakat untuk selalu makan ikan guna mengurangi angka stunting.

“Kami sadar bahwa permasalahan stunting di Kabupaten Pamekasan membutuhkan perhatian yang khusus, dimana pada tahun 2019 angka stunting di Pamekasan berada dikisaran 17,75 persen. Angka ini alhamdulillah mengalami penurunan dari pada tahun 2018 yang berada pada 26,67 persen,” Katanya.

Baca Juga:  Antisipasi Virus Corona, Polres Bangkalan Periksa Suhu Tubuh Anggota

Selain itu pula, Nayla Baddrut Tamam, juga menyebutkan bahwa konsumsi makan ikan di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2019 mencapai 39,32 kilogram per tahunnya.

Sedangkan untuk tahun 2020, gemar makan ikan Kabupaten Pamekasan lebih difokuskan kepada balita stunting dan desa rawan pangan.

Sementara itu, Ketua Forikan Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak mengatakan, bantuan 150 paket Gemar Makan Ikan yang diberikan kepada balita stunting dan warga kurang mampu mengingat betapa pentingnya makan ikan karena ikan lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Baca Juga:  Signal Sering Mati, DPRD Pamekasan Sebut Telkomsel Tak Serius Layani Warga

“Jadi pilihan makan ikan menjadi pilihan yang sangat baik untuk anak-anak dan lansia. Kalau yang usia produktif lebih banyak mungkin pilihannya tetapi lebih bagus makannya makan ikan, karena makan ikan secara kesehatan sangat baik, gizinya sangat baik,” Jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap ikan akan selalu menjadi menu wajib di setiap rumah serta menjadi budaya di setiap keluarga sehingga tingkat konsumsi ikan penduduk Indonesia dan Jatim khususnya Pamekasan lambat laun bisa terus meningkat.

Adapun 150 paket bantuan gemar makan ikan yang diberikan oleh Ketua Forikan Jatim berupa 2 kilogram ikan segar, 3 buah masker serta ikan olahan lainnya seperti sarden dan abon. (adv) 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here