Pagar Nusa UTM Resmi Dilantik, Diharapkan Jadi Motor Prestasi dan Penguatan SDM

Bangkalan – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi melaksanakan pelantikan pengurus periode 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Lantai 3 UTM dan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pembina, pengurus UKM, serta perwakilan organisasi mahasiswa utm.

Setelah prosesi pelantikan, para pimpinan memberikan sejumlah pesan penting sebagai bekal perjalanan organisasi satu periode ke depan.

Pembina UKM sekaligus Dekan FKIP UTM, Dr. Badrud Tamam, S.Pd., M.Pd

Dalam sambutannya, Dr. Badrud Tamam menegaskan bahwa Pagar Nusa UTM harus terus menjaga tradisi prestasi. Ia menargetkan minimal 20 prestasi tingkat nasional maupun regional setiap periode, sebagai bentuk kontribusi nyata UKM terhadap kualitas kampus.

Beliau juga menekankan pentingnya percepatan program kerja, khususnya:

  • Penguatan latihan dan persamaan jurus
  • Pengembangan program sebagai bentuk pengabdian
  • Inovasi branding UKM agar semakin dikenal luas
  • Perbaikan manajemen organisasi serta disiplin kader

“Program kerja harus progresif dan berdampak. Pagar Nusa sudah resmi menjadi UKM, maka pengelolaannya harus sungguh-sungguh dan profesional,” pesan beliau.

Ketua PCNU Bangkalan sekaligus Ketua MUI Bangkalan, KH Makki Nasir

KH Makki Nasir memberikan ucapan selamat sekaligus harapan besar bagi perkembangan Pagar Nusa UTM ke depan. Beliau menekankan bahwa Pagar Nusa tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mencetak manusia yang utuh.

Menurutnya, manusia dibangun dari lima komponen utama:

  • Ruh
  • Jasad
  • Akal
  • Nafsu
  • Hati

Kelima unsur tersebut harus dirawat dengan baik, dan pencak silat adalah salah satu media efektif untuk membina jasad, menata akal, mengendalikan nafsu, serta memperkuat mental dan moral.

“Pagar Nusa harus menjadi motor penggerak peningkatan SDM bangsa. Teruslah berkiprah, berinovasi, dan tetap menjaga nama baik Nahdlatul Ulama. NU dibangun untuk bangsa dan negara,” tutur beliau.

Beliau juga berpesan agar Pagar Nusa UTM terus berinteraksi dengan berbagai komunitas dan organisasi di lingkungan kampus untuk menumbuhkan semangat dakwah yang menyenangkan dan membangun hal-hal positif.

Harapan Ketua Umum Pagar Nusa UTM 2026 – Kabinet Cakra Trisula, Muhammad Hanif

Ketua Umum terpilih, Muhammad Hanif, menyampaikan komitmen untuk menjadikan Pagar Nusa UTM sebagai wadah kaderisasi unggul dan pusat prestasi.

Dalam visinya, ada beberapa fokus utama:

  1. Penguatan Identitas dan Marwah Pagar Nusa UTM
    Menjaga nilai-nilai Aswaja, adab, dan militansi sebagai pesilat NU yang berkarakter.
  2. Prestasi sebagai Tradisi
    Melanjutkan capaian-capaian sebelumnya dan berkomitmen mendukung target pembina untuk meraih minimal 20 prestasi dalam satu periode. Ketum juga menargetkan 50 medali dalam satu kepengurusan.
  3. Kaderisasi yang Terstruktur
    Memperkuat latihan rutin, upgrading internal, persamaan jurus, dan pembinaan kader baru.
  4. Ekspansi Gerakan Sosial & Pengabdian
    Menghidupkan program kemasyarakatan, kegiatan sosial, dan kolaborasi dengan ORMAWA lain.
  5. Branding dan Modernisasi UKM
    Membangun citra Pagar Nusa yang progresif, kreatif, dan adaptif, baik di kampus maupun di ruang digital.

“Pagar Nusa UTM bukan hanya organisasi, tetapi rumah perjuangan. Kita akan bergerak dengan satu komando, satu tujuan, dan satu semangat—membawa nama baik UKM, kampus, dan Nahdlatul Ulama,” ujar Hanif.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img