Home Polres Bangkalan Kapolres Bangkalan Pimpin Penandatanganan Komitmen Bersama Tidak Menyalahgunakan Narkoba

Kapolres Bangkalan Pimpin Penandatanganan Komitmen Bersama Tidak Menyalahgunakan Narkoba

SHARE
Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto saat menandatangani Komitmen Tidak Menyalahgunakan Narkoba di halaman Mapolres, Foto:Istimewa

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto memimpin langsung pelaksanaan Apel Komitmen Bersama Tidak Menyalahgunakan Narkoba di Halaman Mapolres setempat, Selasa (19/5/2021).

Apel Apel Komitmen Bersama Tidak Menyalahgunakan Narkoba merupakan implementasi dari Polri untuk terus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto menegaskan, narkoba merupakan penyakit yang merusak generasi muda, oleh sebab itu Kepolisian akan menjadi garda terdepan dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bangkalan.

“Untuk sejauh ini Polres Bangkalan menjadikan narkoba menjadi musuh bersama dan narkoba ini akan merusak generasi muda kita dan kedepannya akan menjadi terus ungkap narkoba,”terang dia.

Baca Juga:  Kapolres Bangkalan Keliling TPS Cek Pelaksanaan Pilkades Tahap I

Dia juga menegaskan tidak akan mentolerir kepada anggotanya yang terlibat narkoba. Oleh sebab itu ia akan melakukan tes urin secara secara rutin kepada Anggota Polres Bangkalan untuk memastikan polisi terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Ini kita lakukan sebagai direksi dini dan jika ada yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba tentu kita akan memberikan sanksi kepada anggota tersebut,” tegas dia.

Ia juga berharap kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua lapisan untuk bersama sama memerangi narkoba. Mewaspadai peredaran narkoba dikalangan generasi muda.

Baca Juga:  Hoax Video Viral Buaya Memangsa Manusia di Sungai Desa Kramat

“Bersama sama tegas terhadap peredaran narkoba, kita ketahui bersama yang paling rawan itu generasi muda kita untuk penyalahgunaan narkoba,” ungkap dia.

Kasat Narkoba Polres Bangkalan Iptu Iwan Kusdiyanto menyampaikan yang sama bahwa narkoba menjadi musuh bersama yang harus diperangi. Peredaran narkoba menyasar anak muda dari umur 15 sampai 35 tahun.

“Kedepannya, kami akan mengungkap sejumlah kasus narkoba sebagai bukti bahwa kita berkomitmen terus tegas berperang terhadap narkoba,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here